JAKARTA – Ketua DPRD Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Khoirudin menilai mengapresiasi Pemprov Jakarta menugaskan PAM Jaya meluncurkan program bantuan sosial bernama Kartu Air Sehat (KAS). Kartu ini dapat digunakan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mendapatkan layanan air bersih dengan harga terjangkau.
KAS baru saja diluncurkan dan programnya berlaku mulai dari Januari hingga Desember 2025. “Program KAS membantu MBR dalam mengakses air bersih dan sejumlah program sosial lainnya. “Kepedulian Pemprov DKJ melalui PAM Jaya patut didukung Dewan,” kata Khoirudin di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (9/1/2025).
Khoirudin berharap, program ini dapat terus dikembangkan dan cakupannya diperluas, sehingga semakin banyak warga yang bisa menikmati manfaat dari program tersebut. “Subsidi silang adalah program yang bagus. Saya apresiasi kepada atas langkah berani untuk meringankan beban MBR yang memenuhi syarat,” ujarnya. Khoirudin juga mengusulkan agar keuntungan BUMD tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat dan pengembangan komunitas.
Pogram KAS diluncurkan PAM Jaya bagi pelanggan rumah tangga kategori 2A1 (rumah tangga sangat sederhana) dan 2A2 (rumah tangga sederhana). Program ini secara efektif diberlakukan mulai Januari 2025 dan akan berlangsung selama satu tahun dengan evaluasi berkala. Pelanggan yang memenuhi syarat yakni membayar bulanan secara tertib akan mendapatkan bantuan berupa tarif air khusus dan beberapa manfaat lainnya.
Selain tarif yang sangat terjangkau, pemegang KAS juga akan mendapatkan layanan prioritas apabila terjadi gangguan suplai air segera dikirim mobil tangki PAM Jaya secara gratis untuk menjamin kebutuhan air. Pasca verifikasi, mereka akan menerima kompensasi yang diperhitungkan pada tagihan bulan berikutnya. Program ini dapat dimanfaatkan maksimal satu kali per bulan. (jo)







Komentar