oleh

Baru Ditertibkan, Lapak PK-5 dan Parkir Liar Jalan Stasiun Senen Muncul Lagi, Dekot: ‘Penertiban Harus Berkesinambungan’

POSKOTA.CO – Baru juga ditertibkan petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Pusat, pada kegiatan Operasi Rabu Tertib, Rabu (3/8/2022) pagi.

Lapak-lapak Pedagang Kaki Lima (PK-5), dan parkir liar ini kembali bertengger saat menjelang sore hari dan malam hari di pedestrian atau trotoar dan bahu jalan yang memadati kawasan Senen meliputi Jalan Senen Raya, Stasiun Senen. Bahkan, area Taman Hari Kesetiakawanan Nasional (HKSN) yang setiap harinya ramai banyak yang nongkrong kongkow-kongkow dengan suara musik yang membuat telinga bising.

“Cuman gertak sambel doang itu lapak PK-5 dan parkir. Nanti sore dan malam hari juga banyak lagi di trotoar dan bahu, Jalan Stasiun Senen,” ujar Djoko (49) pejalan kaki, Rabu (3/8/2022).

Dia juga menyebutkan, selama ini Satpol PP Kecamatan Senen yang rajin ngebubarin lapak PK-5 sayuran dan lapak parkir liar. “Tumben Satpol PP Jakarta Pusat baru turun ke kawasan Senen menertibkan lapak-lapak PK-5 dan parkir di kawasan Jalan Stasiun Senen,” tambahnya.

Sementara.itu, dari hasil Operasi Rabu Tertib yang dipimpin Kasatpol PP Jakarta Pusat ini mengerahkan kurang lebih 100 personil dibantu TNI, Polri dan petugas Perhubungan diantaranya puluhan lapak PK-5 dihalau dari jalur pendistrian dan 5 Terpal, 9 kursi di tertibkan. Sedangkan, 3 gerobak dan
1 gerobak kompresor karena ditinggal pemiliknya juga ditertibkan dan 11 plang cat duko ditertibkan. Kemudian, 13 motor (KR2) ditindak Operasi Cabut Pentil (OCP) oleh petugas Perhubungan.

Dewan Kota (Dekot) Jakarta Pusat, Sanusi berharap, penertiban.kawasan Senen dalam upaya penataan wilayah semestinya dilakukan secara berkesinambungan dengan mencarikan solusi untuk para PK-5. “Karena dimana-mana itu kalau ada lapak PK-5 pasti ada parkir kendaraan. Solusinya untuk menghindari ada lapak PK-5 di pendestrian dan lapak parkir kendaraan di bahu jalan. Tolong dipikirkan juga solusi nya,” ungkapnya.

Lanjut dia menyarankan, untuk Operasi Rabu Tertib yang biasanya di gelar pagi hari dapat dilakukan pada malam hari supaya tidak monoton. “Jangan sampai setelah ditertibkan, bermunculan lagi lapak PK-5 dan lapak parkir di.kawasan Senen. Ditambah lagi setiap malam area Taman HKSN ramai pengunjung nongkrong dengan suara musik yang sangat bising hingga mengganggu kenyamanan masyarakat,” tandasnya. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *