JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat (Jakbar) menggandeng pihak swasta membangun saluran air sepanjang 1050 meter untuk mengatasi banjir di kawasan ring road Kembangan Selatan.
Rencana pembangunan saluran tersebut disosialisasikan kepada warga, Senin (13/4) di aula kantor Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan.
Sosialisasi dibuka Camat Kembangan, Joko Suparno yang dihadiri Kasi Pembangunan dan Peningkatan Drainase Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakbar, Imam, perwakilan dari Bagian Pembangunan dan Lingkungan Hidup (PLH) Jakbar, Jeri, Lurah Kembangan Selatan, Reza Febrian dan perwakilan dari PT Pulau Intan.
Camat Kembangan, Joko Suparno mengatakan sosialisasi ini untuk memberikan informasi ke warga terkait pembangunan saluran tersebut.
“Pembangunan saluran air ini merupakan upaya dari Pemkot Jakarta Barat untuk mengatasi banjir di kawasan Ring Road Kembangan Selatan,” katanya saat membuka sosialisasi.
“Diharapkan dengan adanya pembangunan saluran masalah banjir di lokasi tersebut dapat teratasi,” sambungnya.
Kasi Pembangunan dan Peningkatan Drainase Sudin SDA Jakbar, Imam menjelaskan untuk mengatasi banjir di kawasan ring road Kembangan Selatan akan dibangun saluran air sepanjang 1050 meter, mulai dari lampu merah perempatan ring road hingga Kali Angke.
“Pembangunan saluran sepanjang 1050 meter tersebut dengan menggandeng pihak swasta dan dibagi dalam empat segmen,” jelasnya.
Di mana Sudin SDA Jakbar akan membangun segmen satu saluran sepanjang 350 meter, kemudian sisanya 700 meter akan dikerjakan pihak stakeholder yaitu PT Pile Ampi, Puri Mansion dan Pulau Intan.
“Sudin SDA Jakbar mendapatkan segmen satu bagian hilir dengan membangun saluran ukuran 2 x 2 meter dan sudah ada pintu air,” ujar Imam.
Tahun depan direncanakan akan dibangun rumah pompa dan kolam kolakan. Sehingga air dari lampu merah perempatan ring road dan sekitarnya bisa ditarik dan dibuang ke Kali Angke. Kalau Kali Angke tinggi pintu air bisa ditutup dan air dipompa, tapi kalau rendah bisa dibuka dan secara grativikasi air akan mengalir ke Kali Angke.
Imam mengungkapkan untuk Sudin SDA saat ini masih dalam proses lelang dan diharapkan secepatnya ada pemenangnya. Sehingga secepatnya dapat dikerjakan.
“Anggarannya sekitar Rp9 miliar dan ditargetkan proses pembangunan selama 4-5 bulan, jadi September 2026 sudah selesai,” ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Kembangan Selatan, Reza Febrian menambahkan dalam waktu dekat pihak PT Pulau Intan akan mulai melaksanakan pembangunan pembuatan saluran air. (ta/fs)







Komentar