JAKARTA – Universitas Mercu Buana menggelar program pengabdian kepada masyarakat (PKM) berkolaborasi dengan Dewan Kota (Dekot) Jakarta Barat (Jakbar) dan mendapat dukungan penuh dari Karang Taruna (Katar) Kelurahan Duri Kepa dan Gerakan Penanganan Stunting (GPS).
Kegiatan seminar yang berlangsung edukatif dan kolaboratif ini mengangkat tagline ‘Psikologi Keluarga dan Tumbuh Kembang Anak’ berlangsung di Griya Sasana Krida aula pelataran Katar, Jalan Patra Raya , Duri Kepa, Kebon Jeruk, Rabu (25/6/2025) kemarin.
Dalam acara seminar ini menghadirkan narasumber enam dosen pembicara dari Universitas Mercu Buana yang memiliki keahlian di bidang psikologi, pendidikan, dan kesehatan anak, yakni, Dr. Irfan Aulia, M.Psi, Psikolog, Dr. Irma Himmatul Aliyyah, M.Psi, Firman Alamsyah Ario Buntaran, MA, Wenny Hikmah Syahputri, M.Psi, Dhani Irmawan, M.Sc dan Ahmad Sabir, M.Phil.
Sekedar diketahui, tujuan kegiatan ini sebagai upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya para orang tua, mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental, gizi, dan pola asuh yang tepat dalam tumbuh kembang anak secara optimal khususnya dalam pencegahan stunting sejak dini.
Ketua Forum Komunikasi Dewan Kota (Dekot) DKI Jakarta, Said Al-Khudry, Lc., M.Ag, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi ini karena menurutnya kegiatan ini bagian dari langkah strategis Dekot ikut terlibat mengatasi permasalahan stunting di wilayah Jakbar.
“Ini langkah awal dari program Dekot terkait penanganan stunting. Karena solusi penanganan stunting dimulai dari edukasi kepada orang tua dalam menjaga psikologi anak, ibu, serta gizi tumbuh kembang anak,” kata Said yang juga anggota Dekot Jakarta Barat.
Sementara itu, dalam sesi tanya jawab berlangsung interaktif dan menyenangkan, yang diwarnai dengan sesi games dan ice breaking yang dipandu tim dosen dan mahasiswa, sehingga suasana di acara ini lebih menarik dengan peserta terdiri dari emak-emak dari Balita (Bali Lima Tahun) warga Kelurahan Duri Kepa. Mereka tampak antusias dan sumringah mengikuti seluruh rangkaian acara.
Kasie Pemerintahan Kelurahan Duri Kepa, Dedi Junaidi menanggapi positif terkait edukasi program ini. Ia berharap bisa menjadi panduan peserta agar ilmu parentingnya bisa diamalkan.
“Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi pemicu lahirnya berbagai inisiatif lanjutan yang lebih luas dan berkelanjutan dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya peran keluarga dalam pencegahan stunting,” harapnya. (van)







Komentar