POSKOTA.CO – Rampok berpenampilan pengamen kembali muncul di Bekasi. Seorang penumpang angkot (angkutan kota) jenis ELF jurusan Bekasi-Cikarang jadi korban. Korban disekap kedua tangan diikat perut ditempel pisau kater, kemudian laptop, handphone bahkan sepatunya dibawa kabur para tersangka.
Sopir angkutan umum juga ditodong pisau satu tersangka diancam disayat lehernya. Modus para tersangka berpura-pura menjadi pengamen dengan mencari angkutan umum yang sepi penumpang.
“Salah satu pelaku menodong korban menggunakan pisau, kemudian menutup mata korban menggunakan buff dan mengikat tangan korban menggunakan tali. pelaku lainnya mengancam sopir dan menyuruh untuk tetap menjalankan mobilnya selanjutnya pelaku mengambil barang-barang milik korban,” ujar Kombes Pol Yusri, Senin (8/6/2020).
Perampokan tersebut terjadi pada 30 Mei lalu, petugas yang dipimpin Kanit I Subdit Resmob AKP Herman EW Simbolon, begitu menerima laporan langsung melakukan pengejaran dan menangkap satu dari tiga tersangka, yaitu AA alias Aziz Tato.
Sementara rekannya, A dan Y alias Putri masih buron dan masuk DPO polisi.
“Pada saat melakukan penangkapan, pelaku berusaha kabur sehingga petugas memberikan tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan luka tembak pada kaki sebelah kirinya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, didampingi Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvin. (***)







Komentar