oleh

Penipu Jual Beli Tanaman Hias Online Ditangkap di Subang

POSKOTA.CO – Penipu jual beli tanaman hias lewat online ditangkap di daerah Subang Jawa Barat. Modus pelaku menawarkan lewat Facebook Ploris Cica. “Tersangka Ind, ditangkap Rabu malam pukul 22.00 di rumahnya,” ungkap Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi, Kamis (10/9/2020).

Dari tersangka disita sejumlah barang bukti, di antaranya sebuah handphone dengan nomor 081222930626 hingga sejumlah tanaman hias yang dipakai untuk menjebak para calon korban. Kasus ini dilaporkan korban bernama Heri ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri nomor: LP/B/0515/IX/2020/BARESKRIM pada Selasa 8 September 2020 malam.

Korban Heri menjelaskan dirinya menjadi korban penipuan jual beli tanaman hias akun Ploris Cica di Facebook. Saat ditelusuri ternyata ada cukup banyak orang yang menjadi korban lainnya. Heri menjelaskan, akun Ploris Cica masuk ke grup-grup jual beli tanaman hias. Bonggol atau tunas tanaman hias aglonema jenis lotus delight ditawarkan Ploris Cica melalui WhatsApp nomor 081222930626 dengan harga bervariasi sesuai ukuran mulai dari Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribu.

Barang bukti

Dari situ disepakati pembelian seharga Rp 350 ribu. Uang kemudian ditransfer ke rekening Bank BCA 7425166590 atas nama Dina Noviyanti Pratama pada 5 September.

Namun hingga 8 September tanaman hias yang dipesan Heri tersebut tidak kunjung datang. Saat ditanya soal pengiriman hingga nomor resi pembelian, akun Ploris Cica yang mengaku berdomisili di Jawa Barat ini selalu mencari-cari alasan hingga akhirnya tidak bisa dihubungi sama sekali. Dia pun akhirnya melapor ke polisi.

“Saya tertarik untuk mengungkap kejahatan yang meresahkan masyarakat ini, sebab sepertinya sudah banyak yang menjadi korban namun tidak melaporkan ke polisi karena berbagai alasan. Padahal jika ini dilaporkan, tentu akan cepat diusut oleh polisi dan tidak ada korban-korban lain. Makanya pada 8 September kemarin, saya resmi membuat laporan di Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim,” kata Heri.(omi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *