oleh

Hamili Anak di Bawah Umur, Penjual Kopi Diciduk Polisi

POSKOTA.CO – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ponorogo Jawa Timur melakukan penangkapan terhadap pelaku persetubuhan. Pelaku AR (22) menghamili hingga melahirkan korban berinisial MR yang masih di bawah umur.

“Orang tua korban tidak terima, lalu melaporkan kejadian ini kepada kami,” kata Kapolres Ponorogo AKBP Muchammad Nur Azis, Jumat (16/10/2020).

Menurut keterangan, awal mulanya korban berkenalan dengan pelaku lewat media sosial. Kemudian terjalin komunikasi hingga mereka janjian ketemu di rumah korban. Di rasa suasana mendukung, sebab orang tua korban sedang keluar rumah, pelaku yang sehari-harinya penjual kopi ini, membujuk rayu korban untuk berhubungan layaknya suami istri.

Korban selama ini menuruti kemauan pelaku karena jika korban hamil, pelaku berjanji akan bertanggung jawab. Namun, hingga hamil dan melahirkan, korban tidak kunjung dinikahi. Belakangan diketahui, pelaku ternyata sudah menikah dan sudah memiliki anak.

Azis menambahkan, terbongkarnya kasus asusila ini karena ada aduan dari istrinya, bahwa pelaku AR menelantarkannya.

“Menurut pengakuan pelaku, mereka melakukan persetubuhan sebanyak tiga kali di TKP yang sama, selama periode Oktober 2019 hingga Januari 2020,” katanya.

“Jadi pelaku yang merupakan warga Desa Slahung ini dulunya juga hamil duluan saat menikah dengan istrinya. Namun, setelah menikah, istri dan anaknya ditelantarkan,” katanya.

Karena korbannya masih di bawah umur, untuk mempertanggungjawabkan perbuatan pelaku, Satreskrim Polres Ponorogo menjeratnya dengan Pasal 81 dan Pasal 82 Undang-Undang Republik Indonesia tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman penjara paling singkat lima tahun, dan paling lama mencapai 15 tahun.

“Tersangka kita jerat dengan Undang-Undang Perlindungan anak, dengan ancaman penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun,” pungkasnya. (nurqomar)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *