oleh

GPHN RI Menduga Kuat Gubernur Sulsel Terlibat Korupsi Megaproyek MNP

POSKOTA.CO – Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Penyelamat Harta Negara Republik Indonesia (LSM GPHN RI) Madun Hariyadi mengatakan, Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah kuat dugaan ada kaitanya dengan korupsi megaproyek Makasar New Port (MNP).

“Karena proyek yang sementara ini masih berjalan diduga sarat dengan KKN dan melibatkan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah bersama-sama dengan aparat Pemerintah Provinsi Sulsel,” ujarnya, Sabtu (27/2/2021).

Dipaparkan Madun, hal tersebut sangat mencolok, dugaan korupsi ini karena adanya rekayasa sistemik terkait modus yang dilakukan yakni terdapat kejanggalan pada proses pengurusan dokumen di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulsel yang demikian cepat terkait pengurusan amdal kepada dua perusahaan PT Banteng Laut Indonesia dan PT Nugraha Timur Indonesia yang diketahui mempunyai kedekatan khusus dengan Gubernur Sulsel dan keluarganya.

“Sedangkan untuk perusahaan lain tidak diperlakukan hal yang sama, diketahui juga bahwa Direktur Benteng Laut Indonesia beserta pemegang sahamnya dan pemegang saham PT Nugraha Timur Indonesia merupakan sahabat dari anak Nurdin Abdullah yang juga merupakan bagian tim pemenangan Nurdin Abdullah di Pilgub 2018 lalu,” ungkapnya.

“Untuk itu, saya yakin OTT yang dilakukan oleh KPK terhadap Gubernur Sulsel sudah memiliki bukti yang kuat dan sudah tepat,” pungkas Madun. (ftr)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *