POSKOTA.CO – Siapa yang tidak kenal Bali? Bali merupakan destinasi wisata kelas dunia. Tidak heran jutaan orang ke Pulau Dewata dan Seribu Pura ini setiap tahun. Namun kemunculan pandemi Covid-19 telah menghancurkan ekonomi Bali sejak pandemi mulai merebak pada pertengahan triwulan pertama di tahun 2020.
Pengusaha restoran dan pariwisata di Bali mengeluhkan omzet yang terus turun selama pandemi Corona. Hal ini membuat pengusaha untuk mencari solusi dan terobosan agar dapat bertahan. Seperti halnya dengan IB Toni Astawa pengusaha Resto Ikan Bakar Sanur Jalan Hang Tuah No 62 Sanur Denpasar, Bali yang pantang menyerah untuk tetap mempertahankan usahanya di tengah pandemi Covid-19.
“Meski saat ini kondisi masih pandemi, saya harus tetap bisa berjualan dengan menerapkan protokol kesehatan, disyukuri saja, meski omzet penjualan menurun. Saya harus kuat berjuang untuk usaha saya dan karyawan saya. Saya yakin Tuhan pasti membantu,” ungkap Toni, Sabtu (19/6/2021).
“Apalagi sejak pemerintah menyerukan untuk bekerja, belajar dan beribadah di rumah, kegiatan masyarakat di luar rumah pun menjadi terbatas. Hal ini sangat berimbas pada bisnis kuliner. Namun kebijakan itu harus dilakukan demi untuk mencegah semakin meluasnya Covid-19,” tambahnya.
Resto Ikan Bakar Sanur menyajikan menu paling khas dan suasana makan sangat nyaman, karena dilayani para pelayan profesional dan ramah. “Kami menawarkan wisata kuliner yang tidak terlupakan bagi penghobi makanan seafood,” ungkapnya.
Lebih lanjut pria yang juga memiliki komitmen besar terhadap perkembangan dunia olahraga di Kota Denpasar ini, berharap pandemi Covid-19 cepat berakhir dan ekonomi kembali bangkit khususnya di Bali yang merupakan destinasi wisata kelas dunia. (miv)







Komentar