oleh

Bangkitkan Kembali Sektor Pariwisata, Shafwah Holidays – APDI Gelar Kompetisi Video dan Foto

POSKOTA.CO – Pandemi Covid-19 yang melanda tanah air selama lebih dari satu tahun membuat industri pariwisata domestic ambruk. Angka kunjungan wisatawan baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestic menurun tajam hingga 90 persen dibanding tahun sebelumnya.

Padahal sektor pariwisata selama ini menjadi penyumbang devisa bagi negara yang cukup besar mencapai Rp280 triliun pada 2019 atau 5,5 persen dari total pendapatan negara. Imbas lainnya juga dirasakan oleh sekitar 13 juta tenaga kerja yang selama ini terlibat dalam sektor bisnis pariwisata.

Upaya membangkitkan sektor pariwisata pada era new normal, Shafwah Holidays bersama Assosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) menggelar Event Tourism Aerial Video and Photography Competitions 2021. Event Tourism Aerial Video and Photography 2021 kata Sania Humaira Helmi, selaku VP Sales and Marketing Shafwah Holidays, merupakan sebuah kompetisi Video dan photography tingkat nasional, dimana babak penyisihan akan melibatkan para videographer dan photographer seluruh Indonesia.

“Di babak penyisihan nanti kita akan mencari 34 finalis video dan photographer terbaik seluruh Indonesia yang akan kita ajak ke Kalimantan Selatan untuk mengikuti grand final untuk mengexplore Potensi-potensi pariwisata Kalimantan Selatan,” jelas Sania Humaira Helmi, Selasa (8/6/2021).

Kompetisi ini menawarkan hadiah yang cukup menggiurkan mulai dari produk-produk video dan photography hingga uang tunai yang cukup besar. Event ini juga terbuka untuk umum. Bagi yang berminat mengikuti kompetisi video dan photography pariwisata ini, bisa membuka laman shafwahholidays.com.

Sementara itu, Akbar Marwan, Ketua Asosiasi Pilot Drone Indonesia mengatakan merekam keindahan destinasi wisata melalui drone dapat menjadi solusi tepat untuk kembali mempromosikan destinasi wisata dalam negeri. Karena itulah APDI mendukung Event Tourism Aerial Video and Photography Competitions ini.

“Melalui dukungan ini kami ingin berpartisipasi membangkitkan kembali sektor pariwisata yang kini terjun bebas akibat pandemi,” kata Akbar.

Ia berharap dengan event ini, promosi pariwisata bisa dilakukan lebih baik lagi dan sektor pariwisata akan kembali menjadi penyumbang devisa yang cukup besar bagi negara.

Menurut Akbat, dalam menerbangkan dan mengoperasikan drone untuk kebutuhan videography dan photography tidak bisa dilakukan dengan sembarangan, harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Dalam pelaksanaan event ini, terutama pada grand final nanti kami tetap menerapkan protokol menerbangkan drone dengan aman, dan sesuai dengan standard keamananan seperti yang biasa kami terapkan dalam proses sertifikasi para pilot drone. Hal ini dilakukan agar pada saat grand final nanti aktivitas menerbangkan drone para finalis tidak mengganggu keamanan dan keselamatan masyarakat disekitar lokasi dan juga tentunya keamanan dan keselamatan para finalis sendiri,” ujar Akbar. (*/fs)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *