oleh

Wakil Rakyat Jepara Geram, Ternyata Ada Mafia Beras BPNT

-Daerah-137 views

POSKOTA.CO – Ontran-ontran atas kebijakan Bulog Kab. Pati Jateng yang dituduh merugikan petani melalui BPNT (bantuan pangan non tunai) membuat para wakil rakyat geram.

Dewan perwakilan rakyat Kab. Jepara menuduh Bulog main api dengan cara monopoli Pada Rabu (02/12/2020) Dewan Perwakilan Rakyat Kab. Jepara yang dimotori oleh Junarso mengundang pengurus PWO Jepara untuk diajak melakukan investigasi adanya dugaan penyimpangan BPNT di Jepara. “Bantuan pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan rakyat justru mengundang polemik,”ungkap anggota dewan dari PDIP.

Drs Junarso yang juga wakil ketua DPRD Jepara menyayangkan kinerja Dinas Sosial Kab. Jepara yang secara langsung menangani progam pemerintah BPNT yang justru melibatkan Bulog kabupaten Pati.

Wakil rakyat bersama awak media dan tim anti korupsi

Audensi yang dihadiri sejumlah pengurus PWO Jepara serta satgas GNPK Jepara ( gerakan nasional pemberantasan korupsi) dan sejumlah awak media, Junarso meminta Dinas sosial Jepara segera memutus hubungan suplai beras yang dilakukan pihak Bulog Pati, mengingat Bulog Jepara dirasa masih mampu untuk mengendalikan hal ini.

Junarso menambahkan “Kalau suplai ini tidak diputus maka petani di Jepara akan semakin tersudut dan merasa tidak diikut sertakan dalam progam BPNT berikutnya,”ujar dewan dari partai berlogo Banteng.

Kemudian hasil investigasi GNPK dan PWO Jepara yang dimotori Ali Ahwan, pada saat investigasi didesa Tulakan RT/RW/03/06/ mendapati beras yang tidak layak konsumsi.(aji)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *