oleh

Viral…!!! Jembatan Rembun Amblas Dua Meter, Jalur Pantura Macet Total

POSKOTA.CO – Warga Desa Rembun Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah geger lantaran jembatan Jalan Raya Pantura Rembun yang berada di perbatasan Pemalang dan Pekalongan amblas sedalam dua meter pada Kamis (4/2/2021) malam sekitar pukul 19.30 WIB bertepatan dengan saat waktu sholat isya’.

Dari dua jembatan yang ada, jembatan yang mengalami amblas adalah jembatan di sisi sebelah selatan yaitu jalur dari Pekalongan yang mengarah Kabupaten Pemalang atau Jakarta.Sedangkan jembatan yang berada di sebelahnya atau berada di sisi utaranya masih utuh dan bisa dilalui oleh kendaraan. Amblasnya jembatan itu diduga karena konstruksi jembatan tersebut sudah tua umurnya atau sudah lama. Beruntung saat kejadian tidak ada kendaraan yang melintas sehingga tidak ada korban jiwa.

Berdasarkan pantauan media ini, jembatan yang ambles masuk wilayah Desa Rembun, Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan. Tampak di bagian ujung jembatan menganga sekitar dua meter jembatan melengkung dan menekuk ke bawah.

“Peristiwa jembatan ambles ini terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di saat hujan deras. Ketika itu ada truck yang melintasi jembatan tersebut, Alhamdulilah, truk nya selamat, ” kata Mahmud warga Rembun, kemarin (4/2/2021).

Sementara itu, arus lalu lintas dari arah Pekalongan menuju Pemalang terpaksa dialihkan. Polisi memberlakukan contra flow, yakni kendaraan yang dari arah Pekalongan diarahkan melalui jembatan yang berada di sebelahnya yang diperuntukkan untuk arus kendaraan dari Pemalang ke Pekalongan.

Akibatnya, terjadi antrean kendaraan yang cukup panjang saat masuk ke jembatan Rembun. Karena jembatan yang sedianya hanya digunakan untuk arus kendaraan satu arah dari Pemalang menuju ke Pekalongan, kini digunakan untuk dua arah.

Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho menjelaskan, pihaknya saat ini terpaksa melakukan contra flow untuk mengalihkan arus kendaraan dari arah Pekalongan ke Pemalang

“Selain contra flow, kami juga akan berkoordinasi dengan PU, bagaimana kondisi jembatan yang satunya, apakah masih baik dan mampu menahan beban atau tidak,” kata Ronny.

Jika kondisi tidak memungkinkan untuk dilintasi, lanjutnya, maka arus lalu lintas akan dialihkan ke tol.”Dari Pemalang, akan kita alihkan masuk ke pintu masuk Tol Gandulan, untuk mengurangi beban jembatan dan kepadatan arus kendaraan,” tukasnya.
(fahroji)

 10 total views

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *