oleh

Timbulkan Kemacetan Sana-Sini, Pj Gubernur DKI Heru Minta PAM Jaya Sosialisasikan Proyek Galian Pipa Air

JAKARTA  – Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono kembali menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya kemacetan di sejumlah titik proyek galian air minum. Ia juga meminta agar PAM Jaya selaku pihak yang bertanggung jawab dalam pekerjaan tersebut lebih massif mensosialisasikan kepada masyarakat supaya bisa menghindari lokasi kemacetan.

“Sekali lagi saya sampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan tersebut. Namun pekerjaan galian proyek pipa air tersebut memang tidak bisa dihindari. Itu merupakan awal dari rangkaian kegiatan mewujudkan kedaulatan air di Jakarta yang mana pada tahun 2030 nanti, semua rumah tangga di Jakarta terlayani air bersih dari PAM Jaya,” kata Heru kepada wartawan di Jakarta, Senin (15/7).

Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI memberikan tugas kepada PAM Jaya untuk mewujudkan cakupan layanan 100 persen kepada seluruh warga Jakarta dan targetnya terealisasi sepenuhnya pada tahun 2030. Adapun saat ini cakupan layanan air bersih baru mencapai sekitar 66 persen. Untuk mewujudkan layanan 100 persen, harus menambah jaringan pipa sepanjang 7.000 kilometer sehingga totalnya menjadi 1.100.000 sambungan pipa.

Heru menjelaskan bahwa proyek galian pipa tersebut harus dimulai dari sekarang. “Kalau tak kinjung dimulai, maka mustahil kita wujudkan kedaulatan air di Jakarta,” tandasnya. Namun dia juga meminta agar PAM Jaya lebih meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat demi memberikan pemahaman kondisi sebenarnya.  “Saya juga minta Dishub, Satpol PP, Dinas SDM, dan pihak terkait lainnya untuk saling membantu meminimalisir kemacetan dan kesemrawutan,” pesan Heru.

Secara terpisah, Dirut PAM Jaya Arief Nasrudin menyampaikan bahwa saat ini terdapat kegiatan proyek galian pipa di sejumlah kawasan di Jakarta. Salah satunya adalah di kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan yang mengakibatkan kemacetan makin parah. “Kami juga punya banyak penggalian di wilayah Timur dan Utara Jakarta untuk penambahan 13.000 sambungan rumah,” katanya.

Arief mengungkap bahwa targetnya yakni 86.000 sambungan pipa di setiap rumah dan rampung pada Desember 2024. “Target rampung sampai 2024 Desember, sebanyak 86.000 sambungan rumah. Untuk itu pekerjaan dikebut supaya cepat selesai,” jelasnya. (jo)

Teks foto: Pj Gubernur DKI Heru dan Dirut PAM Jaya Arief Nasrudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *