oleh

Tersulut Cemburu, Tante Aniaya Gadis ABG Hingga Luka Memar

POSKOTA.CO – Seorang tante di Bekasi Timur. Tega, menganiaya anak berusia sebelas tahun berinisal SOF. Dia gelap mata hanya lantaran sang tante cemburu kepada korban.

Korban yang masih berusia sebelas tahun dituding merebut kekasihnya. Padahal, korban justru diduga dilecehkan oleh sang kekasih tante nya berusia 29 tahun.

Akibat penganiayaan itu, terlihat di beberapa tubuh korban luka memar dan juga bekas cakaran akibat penganiayaan yang dilakukan tante nya tersebut.

Penganiayaan terjadi setelah percakapan korban dengan pelaku persetubuhan yang merupakan pacar tante nya ketahuan oleh tante nya.

Kakek korban, Andreas Finandes, menjelaskan ada beberapa luka di bagian tubuh akibat kekerasan yang dilakukan tante nya sendiri.

Luka yakni di bagian muka, punggung, dan juga cakaran di tangan korban.“Ya, ada luka-luka di tubuh korban karena tantenya salah paham, dan tante nya saya bilang itu sangat bodoh,” ungkap Andreas, Jumat (24/9/2021).

Dirinya, sesalkan tindakan yang dilakukan tantenya tersebut. Sebab, kecemburuan tersebut seharusnya tidak terjadi kepada anak di bawah umur.“Anak sekecil itu kalau tantenya ada rasa cemburu itu sangat bodoh karena perbedaan umur yang sangat beda,” jelasnya.

Dirinya juga menerangkan, selain menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh tante nya, korban juga diperkosa oleh pacar tantenya sendiri.

Pemerkosaan itu terjadi di ruang tamu rumah tinggal korban. Ancaman terhadap korban juga muncul oleh pelaku usai melakukan persetubuhan.

Berdasarkan informasi, kejadian persetubuhan tersebut terjadi pada Rabu (8/9/2021) lalu di kediaman korban daerah Bekasi Timur, Pelaku diketahui berinisial RL (29).“Iya, dilakukan persetubuhan itu dilakukan pacar tante nya sendiri,” imbuhnya.

“Di ancam, ditutup mulutnya terus pelaku bilang jangan ngadu kalau tidak saya akan jahatin,” tambahnya.

Diketahui untuk kasus pelecehan seksual itu sendiri sudah dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota pada Minggu 12 September 2021, dengan Nomer LP/B/2318/IX/2021/SPKT/Restro Bks Kota/Polda Metro Jaya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari, membenarkan Kejadian tersebut. Pihaknya saat ini tengah menangani kasus dugaan persetubuhan yang terjadi.“Kami sedang melakukan pemeriksaan terhadap beberapa bukti,” tutup nya. (adi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *