oleh

Siswi SMP Bogor Juara Lomba Menulis Surat untuk Presiden Prabowo

JAKARTA – Lomba menulis surat untuk Presiden Prabowo Subianto, dimenangkan oleh siswi SMP asal Kota Bogor.

Nur Azalia Ramadhanti, pelajar SMP Sapta Marga Bogor meraih juara 1 se-Jabodetabek, setelah mengalahkan peserta lain dalam lomba menulis surat untuk Presiden.

Dalam suratnya, Nur Azalia memuji karakter Prabowo serta karier saat di militer dan cinta terhadap nusa dan bangsa.

Berikut isi surat Nur Azalia ke Presiden Prabowo yang menghantarkannya meraih juara 1 se-Jabodetabek.

Kepada
Yang terhormat
Bapak Prabowo Subianto, Presiden Indonesia yang baik
Di
Tempat

Assalamalaikum Warohmatulahi Wabarokatu.

Terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk menulis surat kepada Bapak
Prabowo, Presiden Republik Indonesia.

Sebagai pelajar, saya merasa terhormat mendapat kesempatan ini. Saya harap
bapak berkenan membaca dan merespon surat saya.

Sebelumnya saya ingin mengucapkan selamat atas terpilihnya bapak sebagai
Presiden Indonesia ke 8.
Saya yakin bukan perkara mudah dalam melewati
setiap proses pilkada yang begitu sulit, namun akhirnya bapaklah yang menjadi
pemenangnya.

Saya juga yakin, bukan perkara mudah untuk memimpin negara
Indonesia, yang begitu kaya akan keanekaragaman budaya dengan lebih dari 714
suku bangsa dan 1.700 bahasa daerah.

Dalam sosok bapak, saya melihat ada harapan baru yang saya yakin bukan ilusi.
Bukan semata karna janji kampanye bapak menuju RI 1, saya melihat rekam
jejak dimana bapak menjadi seorang petinggi TNI yang sangat loyal dalam
melakukan tugas, walaupun langkah itu dihentikan oleh oknum – oknum tertentu
termasuk ayah mertua, namun semangat bapak dalam dunia militer tetap
berkobar.
Bapak merupakan pemimpin yang sulit di “taklukkan” baik dalam
dunia militer maupun politik.

Buktinya, bapak adalah salah satu orang yang
mempunyai peranan yang besar dalam memimpin misi penangkapan terhadap
Nicolau dos Reis Lobato.

Tidak sampai disitu saja, bapak juga berperan dalam
pembebasan sandera Mapenduma. Saya juga melihat kebesaran hati dan
kerendahan hati bapak saat debat calon pilpres, seolah mau dijatuhkan oleh
lawan politik, namun bapak tetap anggun dan bersahaja dalam menjawab setiap
pertanyaan, dan akhirnya kesungguhan hati itu, membuahkan hasil yang terbaik.

Saya juga melihat, betapa besar cinta dan kasih bapak kepada keluarga,
khususnya cinta yang tulus untuk istri tercinta ibu Siti. Cinta yang penuh
pengorbanan, cinta yang tidak lekang oleh waktu dan akhirnya di satukan kembali oleh sang pencipta.

Saya berharap, jejak sukses tersebut berlanjut saat
bapak memimpin Indonesia.
Saya percaya, dibalik negara hebat tentu ada pemimpin yang dapat menjadi suri
tauladan bagi rakyatnya.

Keberanian serta kerendahan hati bapak menjadi
teladan bagi kami. Pemilihan kabinet yang mempertimbangkan keinginan
rakyat, tidak hanya kepentingan partai serta golongan.

Bapak masih
memberikan kesempatan kepada lawan politik untuk memangku jabatan di
kabinet yang bapak pimpin. Sungguh mulia hati bapak.

Membahas topik pelestarian budaya lokal, masalah ini merupakan hal yang
sangat serius dimana, perubahan pola hidup masyarakat yang lebih modern
mengakibatkan masyarakat cenderung untuk memilih kebudayaan baru yang
dinilai lebih praktis dibandingkan dengan budaya lokal.

Salah satu faktor yang
menyebabkan budaya lokal dilupakan dimasa sekarang adalah; kurangnya
generasi penerus yang memiliki minat untuk belajar dan mewarisi
kebudayaannya sendiri.

Di era digital saat ini, kemudahan akses informasi dan teknologi telah
membawa budaya global masuk dengan cepat ke dalam masyarakat Indonesia,
mempengaruhi pola komunikasi dan gaya hidup secara signifikan.

Meskipun
globalisasi membawa manfaat dalam memperluas wawasan dan meningkatkan
kreativitas, tantangan terbesar yang dihadapi adalah bagaimana menjaga
kelestarian budaya lokal sebagai identitas dan warisan nasional yang berharga.

Indonesia, nusantara yang kaya akan budaya, dengan 714 suku bangsa dan lebih
dari 1.700 bahasa daerah, menyimpan kekayaan budaya tak ternilai.

Budaya
lokal menjadi identitas bangsa, warisan leluhur, dan cerminan keragaman yang
memperkaya khazanah budaya nasional. Namun, di era globalisasi ini, budaya
lokal dihadapkan pada berbagai tantangan.

Kemudahan akses informasi dan
teknologi membuka pintu bagi budaya asing untuk masuk dan mempengaruhi
pola pikir, perilaku, dan gaya hidup Masyarakat Indonesia yang memilih
media online dan media sosial sebagai sumber berita utama.

Platform seperti
WhatsApp, YouTube, Facebook, dan Instagram menjadi primadona, menggeser
peran media tradisional.

Hal ini dikhawatirkan dapat memicu pergeseran nilai
dan budaya lokal, terutama di kalangan generasi muda.
Budaya lokal bukan hanya warisan leluhur, tapi juga fondasi identitas bangsa
dan kunci untuk membangun masa depan yang kokoh.

Mari kita jaga bersama
kekayaan budaya Indonesia sebagai warisan berharga yang tak ternilai.
Melestarikan budaya lokal bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga
seluruh elemen bangsa, demi masa depan Indonesia yang berkarakter.

Selain itu, globalisasi juga membawa konsumsi produk internasional ke pasar Indonesia,
mengubah preferensi konsumen dan mengancam eksistensi budaya lokal.
Meskipun demikian, penting untuk tetap melestarikan budaya lokal sebagai
identitas dan warisan yang berharga, sambil memanfaatkan globalisasi untuk
memperluas wawasan, meningkatkan kreativitas, dan memperkuat toleransi
antar budaya.

Untuk mengurangi dampak negatifnya, penting untuk meningkatkan literasi
digital di kalangan masyarakat, sehingga mereka dapat menggunakan teknologi
dengan bijaksana dan kritis.

Pendidikan tentang etika digital juga menjadi
krusial agar individu dapat memilah informasi dengan tepat dan menghindari
penyebaran informasi yang tidak benar atau merugikan.

Festival budaya, pameran seni, dan konser musik tradisional dapat menjadi
sarana efektif untuk memperkenalkan generasi muda pada nilai-nilai budaya
yang khas Indonesia dan meningkatkan apresiasi terhadap warisan budaya yang
telah ada sejak lama.

Dengan demikian, upaya ini bukan hanya untuk
melestarikan, tetapi juga memperkaya dan menghidupkan kembali nilai-nilai
budaya lokal dalam konteks globalisasi yang terus berkembang.

Salut untuk Pak Prabowo. Saya memiliki keyakinan bila Indonesia dipimpin
oleh seseorang yang memiliki integritas dan sikap kerendahan hati seperti bapak,
maka Indonesia dapat menjadi negara yang maju, berdaulat dan toleran.

Saya
percayakan nasib Indonesia 5 tahun ke depan pada bapak. Selamat bekerja
dalam semangat patriotisme Pak Prabowo.

Salam hormat untuk ibu. Semoga
keluarga bapak yang sederhana dan rendah hati selalu mengawal bapak menjadi
bapaknya kami semua, pelajar Indonesia yang terus bercahaya ditangan bapak.

Hormat saya,
Nur Azalia Ramadhanti
Pelajar SMP Sapta Marga Bogor

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *