JAKARTA – Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mengajak berbagai organisasi kemasyarakatan dan kelembagaan, termasuk MUI dan ormas Islam, untuk berperan aktif dalam pembangunan Jakarta yang berkelanjutan di masa depan. Jakarta saat ini tengah bertransformasi menuju kota global dan dipersiapkan menjadi pusat ekonomi nasional.
Hal itu disampaikan Pj Gubernur Teguh saat menghadiri acara silaturahmi Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam se-DKI Jakarta, di Kantor Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Muhammadiyah, di Jalan Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (29/10). “Kota Jakarta saat ini tengah bersiap untuk bertransformasi menjadi pusat perekonomian nasional dan kota global,” katanya didampingi Walikota Jakarta Pusat Dhany.
Menurutnya, Jakarta saat ini masih berstatus DKI, meski Undang-Undang (UU) tentang DKJ sudah ada, tetapi aturan pelaksananya belum ada. “Kendati demikian, Jakarta akan bertransformasi menjadi kota global. Untuk itu, MUI, ormas, dan seluruh elemen masyarakat harus bersiap menghadapi masa transisi ini,” ujar Teguh.
Ia juga mengharapkan, MUI bersama jajaran ormas Islam di DKI Jakarta turut berpartisipasi dalam mendukung program-program strategis pemerintah, seperti penanganan stunting. Menurutnya, sinergi antara ulama dengan pemerintah harus terjalin dengan baik. Karena, pemerintah tidak bisa menjalankan rencana program pembangunan tanpa melibatkan masyarakat, termasuk para ulama.
“Untuk itu, tali silaturahmi dengan MUI dan jajaran ormas Islam harus terus terjaga. Saya sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta sangat bersyukur bisa hadir dalam acara silaturahmi di sini. Untuk silaturahmi selanjutnya bisa diadakan di Balaikota Jakarta. Karena, saya senang mendengarkan masukan-masukan para ulama dalam menjalankan tugas saya,: terangnya.
Sementara itu, Ketua Umum MUI DKI Jakarta KH Muhammad Faiz Syukron Makmun mengatakan, tradisi silaturahmi merupakan tradisi yang baik. Tradisi ini dapat mempererat kedekatan, kebersamaan, kesatuan, dan kekompakan antara pemerintah dengan ulama.
“Karena itu, saya mengharapkan kerja sama yang lebih baik lagi dengan Pemprov DKI Jakarta. Dengan demikian, jajaran Pemprov DKI Jakarta memiliki persepsi yang sama dengan kami bahwa pembangunan Kota Jakarta harus seimbang. Melalui sinergi yang semakin baik, mari kita menyejukkan dan memberi damai bagi Jakarta dan warganya,” kata Faiz. (jo)







Komentar