oleh

Melalui Pameran, Tokoh Sang Maestro Basoeki Abdullah Dapat Dikenal Luas Masyarakat

POSKOTA. CO – Karya Lukisan Basoeki Abdullah jika dibahas secara masif akan secara mudah menangkap isu perbedaan sekaligus kesamaan identitas.

Pameran temporer yang digelar setiap tahunnya menampilkan tema yang berbeda contohnya kali ini digelar pameran seni rupa bersama tema dan lukisan sosial-kemanusiaan Basoeki Abdullah ini digelar bertujuan memperingati bulan peresmian Museum Basoeki Abdullah, sebelumnya digelar pameran serupa dengan tema Semesta Perempuan.

“Karya-karya sang maestro Basoeki Abdullah ini sangat bagus dan memiliki cerita, saya sebagai cucunya sangat bangga karena setiap karya lukisannya ini memiliki sejarah di masanya. Oleh karena itu melalui pameran-pameran seperti ini mudah-mudahan ketokohan almarhum kakek saya (Basoeki Abdullah) dapat dikenal secara luas oleh masyarakat Indonesia khususnya kaum milenial sekarang ini,” kata Vikey Yordan, Senin (25/10/2021).

Lebih lanjut Vikey mengungkapkan di era digital dan pandemi Covid-19 ini banyak inovasi dan terobosan baru yang dilakukan dalam rangka memperkenalkan sosok seorang maestro pelukis Basoeki Abdullah.

“Belum lama ini dibuat animasi, film singkat dan kegiatan virtual terkait dengan memamerkan karya-karya lukisan bersejarah dari kakek saya,” ungkapnya.

Pameran yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Museum Basoeki Abdullah yang dikomandoi oleh Maeva Salmah menurut Vikey sangat efektif dalam rangka menyebarkan informasi terkait ketokohan Pelukis Basoeki Abdullah dalam dunia seni lukis sekaligus menyambut peringatan bulan diresmikannya Museum Basoeki Abdullah.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja Bu Maeva Salmah bersama staf Museum Basoeki Abdullah dan peran aktif para seniman yang mendukung dan menginformasikan secara terus menerus sosok pelukis Basoeki Abdullah serta memetakan perkembangan ketokohannya dalam seni rupa di Indonesia pada masa kini,” ujarnya.

Vikey menambahkan, penyelenggaraan pameran museum Basoeki Abdullah tidak terbatas hanya disatu tempat (museum Basoeki Abdullah) atau gedung-gedung bersejarah melainkan bisa di tempat lainnya yang lebih dapat menjangkau masyarakat luas seperti museum Basoeki Abdullah berpameran sekaligus mengadakan workshop menggambar di Stasiun MRT Lebak Bulus beberapa waktu lalu.

“Pastinya berpameran diruang publik sangat menarik perhatian masyarakat banyak. Masyarakat bisa melihat pameran sambil beraktivitas,” tutup Vikey. (miv/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *