oleh

Kandaskan Podoroska, Swiatek ke Final Pertamanya di Roland Garros

POSKOTA.CO – Petenis remaja yang tak diunggulkan,  Iga Swiatek (Polandia), melenggang ke final turnamen Grand Slam lapangan tanah liat Perancis Terbuka 2020, sesudah di semifinal membuyarkan harapan petenis kualifiksi Nadia Podososka (Argentina) dengan dua set langsung  6-2, 6-1, Kamis (8/10/2020), di lapangan Phillippe Chatrier Roland Garros Paris, Perancis.

Swiatek menjadi petenis putri  Polandia pertama yang bermain di final Roland Garros selama Open Era. Hebatnya, ia pun masih punya peluang untuk dapat lolos pula di nomor ganda sesudah juga melangkah ke semifinal.

Petenis peringkat 53 dunia yang berusia 19 tahun ini mencatat 20 kehilangan game dari lima pertandingan di Roland Garros. Ia memastika tiket puncak sesudah bertanding  dalam 70 menit.

Sementara Podoroska, yang berusaha menjadi petenis kualifikasi pertama yang melaju ke final turnamen Gran Slam, serta hanya wanita Argentina kedua sesudah Gabriella Sabatini, memenangkan beberapa poin pertama dalam pertandingan tersebut. Tapi kepercayaan awalnya segera sirna oleh kekuatannya dan kerasnya pukulan Swiatek.

Secara total, Swiatek mematahkan servisnya pada lima kesempatan, sementara dia mencapai 23 pemenang dalam jenis penampilan memerintah yang telah menjadi kebiasaannya selama dua minggu terakhir.

Tanda-tanda awalnya pertandingan Swiatek kontra Podoroska akan menjadi pertandingan yang lebih kompetitif.  Ini karena Podoroska memenangi  dua poin pembuka dengan otoritas dan memaksakan deuce saat Swiatek melakukan servis di game pembukaan. Beberapa pukulan keras dari Podoroska memungkinkannya untuk tetap berhubungan dengan dua pegangan, tetapi pemain berusia 23 tahun itu melewatkan satu-satunya break point dari frame dengan melebar dan tidak akan pernah melihat servis Swiatek secara serius lagi.

Sedangkan Swiatek meningkatkan dominasinya sejak saat itu, memegang kendali  kemudian mengunci set tersebut dalam 36 menit, memanfaatkan  lawannya melepaskan tembakan ke deket net dicegatnya.

Momentum berlanjut ke set kedua saat Swiatek menunjukkan bahwa permainannya lebih dari sekadar pukulan keras.  Ia secara  ulet mengejar seluruh pengembalian Podoroska hingga membuat keunggulannya tak dapat terbendung. Ia pun memastikan tiket ke final.

Di final Swiatek akan bertemu dengan pemenangan pertandingan antara unggulan keempat Sofie Kenin (AS) melawan juara dua kali Wimbledon Petra Kvitova (Rep Ceko) yang kali ini menjadi unggulan ketujuh. (dk)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *