POSKOTA.CO – Tim Nasional U-19 Indonesia akan menghadapi Bulgaria pada turnamen mini yang digelar di Kroasia, Sabtu (5/9/2020). Pertandingan tersebut akan disiarkan langsung di Mola TV dan Net TV, pukul 21.30 WIB.
Namun jelang laga melawan Bulgaria, pelatih Shin Tae-yong hanya memberi sedikit bekal taktik kepada skuat Garuda Muda.
Pertandingan melawan Bulgaria merupakan yang pertama bagi Timnas U-19 Indonesia selama menjalani pemusatan latihan di Kroasia. Anak asuh pelatih asal Korea Selatan ini sudah hampir sepekan melakukan pemusatan latihan di negara tersebut.
Dalam sehari, skuat Garuda Muda berlatih tiga kali, pukul 10.00, lalu sore 16.00, dan malam hari 21.00. Shin Tae-yong sendiri mengakui bahwa memang dirinya sedang menggarap fisik para pemainnya.
“Jelang pertandingan melawan Bulgaria, jujur para pemain latihan fisik sangat keras. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit bagi kita,” kata Shin Tae-yong dilansir dari channel Youtube PSSI TV.
“Tetapi tetap ini pertandingan uji coba internasional, jadi kita harus tetap bangun, dan membentuk mental kita,” tambahnya.
Oleh karena itu, skuat Timnas U-19 Indonesia hanya baru sedikit mendapat bekal taktik dari Shin. Pada latihan-latihan sebelumnya, mereka lebih sering digembleng fisiknya oleh pelatih asal Negeri Ginseng itu.
Shin Tae-yong pun tidak memiliki target apa pun untuk laga melawan Bulgaria, dan memprediksi Timnas U-19 Indonesia bakal kesulitan. “Kemarin sempat melihat Bulgaria dan Kroasia bermain. Memang kedua tim berada di top level,” ujarnya.
“Bulgaria secara postur tubuhnya besar dan tinggi. Secara fisik juga staminanya bagus. Intinya pertandingan besok tidak mudah bagi kami, tetapi memang kami pemusatan latihan ke Eropa untuk mencari pengalaman dan melihat perkembangan tim,” tambah Shin Tae-yong.
Latihan fisik Shin Tae-yong memang bertujuan untuk menguji ketahanan para pemainnya. Sempat dikabarkan pula ada pemain Timnas U-19 Indonesia yang pingsan usai menjalani latihan.

Mengomentari hal itu, Shin Tae-yong menganggap bahwa hal tersebut adalah bukti bila fisik pemainnya masih bisa meningkat. “Memang secara fisik atau stamina itu sangat kurang, dan seharusnya pemain bisa melawan latihan fisik dengan intensitas tinggi,” tandasnya.
Di samping itu, lanjutnya, kita juga sangat lama di perjalanan selama 20 jam, pasti ada jetlag juga, tapi ke depannya pemain akan sangat baik.
“Kalau ada pemain yang sampai pingsan, itu jadi pertanda bahwa fisiknya masih jauh bisa meningkat lagi ke depannya,” tutupnya.
Setelah menghadapi Bulgaria, Timnas U-19 Indonesia akan melawan Kroasia pada 8 September 2020. Kemudian melawan Arab Saudi pada 11 September.
Selain mengikuti turnamen yang diikuti oleh empat negara itu, Tim Garuda Muda akan melawan tim lain selama di Kroasia. Timnas U-19 Indonesia akan melawan Qatar, Bosnia dan Herzegovia, dan Dinamo Zagreb. Pemusatan latihan Timnas U-19 Indonesia di Kroasia dijadwalkan hingga akhir September ini.
Berikut jadwal laga Timnas U-19 Indonesia vs Bulgaria di Kroasia:
Sabtu (5/9/2020):
Timnas U-19 Indonesia vs Bulgaria
Tempat: Sveti Martin na Muri
Live di Net TV dan Mola TV pukul 21.30 WIB
Selasa (8/9/2020):
Timnas U-19 Indonesia vs Kroasia
Tempat: Cakovec
Jumat (11/9/2020):
Timnas U-19 Indonesia vs Saudi Arabia
Tempat: Sveti Martin na Muri
Daftar Pemain Timnas U-19 Indonesia di Kroasia:
- Adi Satryo – PSMS Medan
- Erlangga Setyo – Persib Bandung
- Yofandani Damai – PSIS SEmarang
- Pratama Arhan – PSIS Semarang
- Yudha Febrian – Barito Putera
- Komang Tri – Bali United
- Elkan Baggot – Ipswich Town
- Ahmad Rusadi
- Muhammad Fadhil – Semen Padang FC
- Bayu M Fiqri – PON Jatim
- Rizky Ridho – Persebaya
- Bagas Kaffa – Barito Putera
- Komang Teguh – Diklat Ragunan
- Andre Oktaviansyah
- David Maulana – Barito Putera
- Brylian Aldama
- Beckham Putra – Persib Bandung
- Mohammad Kanu – Babel United FC
- Braif Fatari – Persija Jakarta
- Andi Irfan – AS Abadi Tiga Naga
- Sandi Arta – Persija Jakarta
- Witan Sulaeman – FK Radnik Surdulica
- Jack Brown – Lincoln City
- Mochammad Supriadi – Persebaya
- Irfan Jauhari – Bali United
- Khairul Zakiri – Gymnastica Cueta
- Saddam Gaffar – PSS Sleman
- Moh Bahril – PSIS Semarang. (*/youtube pssi/bs)







Komentar