oleh

Kawasan Jalan Tanah Tinggi Jakarta Pusat Semrawut, Aparat Pemerintahnya Loyo

POSKOTA.CO – Angkutan transportasi becak alias gowes roda tiga berkeliaran dan wara-wiri di kawasan Jalan Tanah Tinggi XII, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat ini luput dari pengawasan aparat kelurahan, kecamatan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Pasalnya, di tengah merebaknya pandemi Covid-19, becak-becak tersebut semakin bertambah banyak di kawasan ini.

“Waduh, Jalan Tanah Tinggi XII sudah seperti pangkalan becak, setiap hari mangkal di jalanan bikin sempit dan semrawut saja. Seperti tidak ada pemerintah,” keluh Basnur (52), warga Kecamatan Johar Baru, Rabu (1/7/2020).

Selain menjadi pangkalan becak, kata dia, kawasan Jalan Tanah Tinggi XII, juga banyak lapak pedagang liar yang menggelar barang rongsokan semaunya mulai di atas saluran hingga bahu jalan.

“Bertahun-tahun dibiarin awut-awutan begini lingkungan. Pada ke mana Satpol PP,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Johar Baru Nurhelmy Savitri ketika dikonfirmasi soal keberadaan lingkungan semrawut tersebut melalui via telepon seluler enggan berkomentar dan memilih diam.

Tokoh masyarakat Jakarta Pusat, Budiman, menegaskan, seharusnya pamong di wilayah tidak diam saja dengan lingkungan yang semrawut dan awut-awutan tersebut.

“Harus disentuh kawasan tersebut dengan penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum (Tibum). Jangan sampai publik menilai pejabat di wilayah Jakpus pada loyo,” paparnya. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *