JAKARTA – Meski sempat diprotes warga hingga menangis, namun Pemprov DKI Jakarta tetap tegas melanjutkan operasional RDF Plant Rorotan yang berlokasi di Kelurahan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. Pasalnya, fasilitas pengolahan sampah modern yang menghabiskan dana triliunan rupiah tersebut menjadi solusi bagi masyarakat luas.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto menegaskan uji coba tetap berjalan secara bertahap, terukur, dan terkendali. “Tapi kami tetap mengutamakan keselamatan serta kenyamanan warga sekitar. Hingga saat ini, tidak dilakukan penghentian sementara terhadap operasional fasilitas tersebut,” kata Asep kepada wartawan di Jakarta, Senin (2/2).
Asep mengatakan, penegasan ini disampaikan untuk memberikan kejelasan informasi kepada masyarakat sekaligus menunjukkan komitmen Pemprov dalam mengelola fasilitas pengolahan sampah secara bertanggung jawab, transparan, dan berhati-hati. “RDF Plant Rorotan merupakan infrastruktur strategis daerah yang dibangun untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah Jakarta ke depan. Namun demikian, pelaksanaannya tidak dilakukan secara tergesa-gesa, melainkan melalui tahapan yang terukur dan diawasi secara ketat agar tetap aman bagi lingkungan dan masyarakat,” jelas Asep.
Asep menyampaikan, perhatian utama Pemprov DKI Jakarta adalah warga yang bermukim di sekitar RDF Plant Rorotan. “Pemprov memastikan setiap potensi dampak yang dirasakan masyarakat menjadi bahan evaluasi langsung di lapangan, dan tidak diabaikan. Keluhan warga, termasuk terkait bau dan aktivitas kendaraan, ditindaklanjuti secara cepat melalui penyesuaian teknis operasional.
Kami tidak menutup mata terhadap keresahan warga,” tandasnya.
Selain itu, pengangkutan sampah menuju RDF Plant Rorotan hanya menggunakan truk compactor tertutup hasil pengadaan tahun 2024 dan 2025 yang telah memenuhi standar teknis, sehingga potensi bau dan ceceran air lindi dapat diminimalkan sejak dari sumber. Ia mengatakan, pengawasan juga dilakukan secara langsung di lapangan melalui dua pos pantau yang ditempatkan di akses utama dari arah Jakarta Timur dan Jakarta Utara.
Asep menambahkan, keberlanjutan operasional RDF Plant Rorotan merupakan bagian dari upaya jangka panjang Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi ketergantungan pada sistem landfill, sekaligus mendorong pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta memahami adanya perhatian dan masukan dari masyarakat. Karena itu, setiap langkah operasional dilakukan secara hati-hati, berbasis data, dan mengutamakan perlindungan lingkungan.
“RDF Plant Rorotan beroperasi untuk kepentingan publik, kami tidak mau krisis pengelolaan sampah terjadi di Jakarta seperti di daerah lain. Kami akan terus membuka ruang komunikasi yang konstruktif dengan warga,” pungkasnya. (jo)







Komentar