JAKARTA – Apa jadinya bila cinta tak hanya mempertemukan dua hati, tapi juga dua budaya besar? Itulah yang diangkat lewat film terbaru produksi PT Produksi Film Negara (PFN) berjudul ‘Menuju Pelaminan’.
Film drama komedi romantis ini menyorot kisah Fajar (Bhisma Mulia), pemuda Jawa, dan Rahma (Maizura), gadis Minang, yang siap melangsungkan pernikahan. Namun, perbedaan adat dan tradisi justru memicu gesekan antar keluarga saat persiapan hari bahagia.
Kisah makin seru ketika keluarga Fajar harus menempuh perjalanan darat sepanjang 1.859 km dari Yogyakarta menuju Padang demi memenuhi keinginan sang kakek untuk hadir di akad nikah. Perjalanan dengan mobil van tua yang direncanakan dua hari, berubah menjadi road trip empat hari penuh drama, tawa, dan air mata.
“Menuju Pelaminan bukan hanya tentang cinta, tapi juga perjalanan lintas budaya yang menggambarkan dinamika keluarga Indonesia. Visual Yogyakarta dan Padang kami pilih untuk memperkuat cerita sekaligus mengangkat potensi pariwisata,” ujar Dirana Sofiah, project leader Indonesia Film Financing (IFF) PFN sekaligus produser, dalam keterangannya yang didapat POSKOTAONLINE.COM, Sabtu (4/10/2025).
Disutradarai Yuda Kurniawan, yang sebelumnya dikenal lewat dokumenter ‘Nyanyian Akar Rumput’, film ini menjadi debutnya di ranah fiksi. Dengan gaya penceritaan yang peka pada isu sosial, Yuda menyajikan konflik keluarga dalam balutan komedi romantis yang ringan namun penuh makna.
Tak hanya menghadirkan kisah hangat, film ini juga mengusung inovasi lewat penggunaan teknologi virtual production oleh V2 Indonesia. Teknologi yang masih jarang dipakai di genre komedi romantis ini membuat tampilan visual lebih imersif.
Selain Bhisma Mulia dan Maizura, film ini juga diperkuat deretan aktor papan atas seperti Cut Mini, Derry Oktami, Whani Darmawan, hingga Joanna Dyah.
Proses produksi dimulai sejak November 2024, dan kini film siap tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 16 Oktober 2025.
Film hasil kolaborasi PFN dengan Rekam Films serta mitra internasional dari Singapura ini diharapkan dapat menghadirkan hiburan segar, sekaligus memperkenalkan kembali keindahan budaya Indonesia ke layar lebar. (*/din)







Komentar