JAKARTA – Wartawan khususnya yang tergabung dalam wadah Koordinatoriat Wartawan Balaikota dan DPRD Daerah Khusus Jakarta (DKJ) atau yang akrab disebut Balkoters diharapkan dapat menjadi mata dan telinga Gubernur Jakarta Pramono Anung. Sebagai pemimpin baru, pilitisi PDIP ini sangat membutuhkan info yang sesungguhnya tentang kota Jakarta.
Pramono sangat membutuhkan peranan wartawan sebagai lembaga independen untuk kondisi tentang Jakarta tanpa ada yang ditutupinya. “Saya sangat mengharapkan para Balkoters ini bisa menjadi mata dan telinga sehingga saya bisa lebih jelas mengetahui baik buruknya,” kata Pramono saat menghadiri acara Media Gathering yang digelar di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (23/4).
Penegasan tersebut menyerahkan bahwa Pramono kurang percaya dengan orang-orang sekitarnya yang nota notabene pejabat di lingkungan Pemprov Jakarta. Karena pada umumnya, pejabat teras sering memberi informasi kepada Gubernur tentang yang baik-baik saja dan cenderung melebih-lebihkan. Lain halnya dengan Wartawan yang berani memaparkan kondisi apa adanya tanpa khawatir dimarahi Gubernur.
“Saya lebih suka mendapat informasi yang terbuka. Silakan Wartawan jadi mata dan telinga saya, silakan informasikan apa adanya. Saya siap dikritik walaupun itu kritik yang keras sekali dan saya janji tidak akan marah. Kritik itu bagi saya adalah vitamin,” tegas Pramono pada acara yang dihadiri sekitar 60 wartawan anggota Balkoters.
Pramono bahkan meminta kepada wartawan untuk selalu dikontrol kinerjanya, sehingga saat melakukan kesalahan langsung ketahuan dan melakukan koreksi. “Balkoters gak usah sungkan, saya dan Bang Doel (Wagub Rano) mohon dikontrol demi jalannya pemerintahan yang lebih baik,” kata Gubernur Jakarta periode 2025-2030.
Dia juga mengingatkan jika di lingkungan Pemprov DKJ ada isu tentang nama Pramono dicatut untuk memuluskan pelantikan jabatan dengan imbalan uang, dipastikan itu ulah penipu. “Jadi, kalau di kelurahan, kecamatan, maupun walikota dan dinas, ada yang jual nama saya dan katanya bisa memuluskan jabatan. Saya jamin itu bukan saya, itu ulah oknum yang harus ditindak tegas,” tandas Pramono yang saat ini sedang berusaha merombak jajaran pejabat terutama eselon dua.
Ketua Balkoters Sammy Edward Wattimena memberikan apresiasi kepada Pramono yang hadir pada acara media gathering. “Kawan-kawan anggota Balkoters siap menjadi mata dan telinga bagi Gubernur untuk pembangunan Jakarta. Saat ini anggota Balkoters tercatat sebanyak 71 wartawan dari 68 media cetak dan elektronik yang sehari-hari meliput di lingkungan Pemprov,” kata Sammy. (jo)







Komentar