JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Pemprov Daerah Khusus Jakarta (DKJ) menggratiskan semua warga perempuan naik angkutan umum seperti Bus Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta. Kebijakan tersebut berlaku khusus pada hari Senin tanggal 21 April dari pagi sampai berakhirnya jam operasional angkutan pada tengah malam.
Gubernur DKJ Pramono Anung menjelaskan program naik angkutan umum gratis cuma berlaku pada hari ini bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. “Kebijakan ini pun hanya berlaku bagi kaum perempuan, baik warga Jakarta maupun luar daerah, semuanya berhak menikmati program gratis ini,” kata Pramono kepada wartawan di Jakarta saat mengecek fasilitas bus Transjakarta, Senin (21/4). Kaum pria tetap boleh naik angkutan tapi bayar seperti biasa.
Demi tertibnya pelayanan dan penghitungan jumlah pemanfaat program, maka para penumpang tetap diwajibkan menggunakan kartu uang digital. Sesampainya di stasiun MRT atau LRT Jakarta maupun Halte Transjakarta, penumpang diwajibkan tap kartu uang elektronik, nanti akan terpotong Rp 1. Selanjutnya bisa menikmati fasilitas moda transportasi terpadu milik Pemprov Jakarta.
Pramono menambahkan program naik angkutan umum gratis ini cuma berlaku satu hari dan akan kembali diberlakukan pada tanggal 24 April bertepatan dengan Hari Transportasi. “Pada hari Kamis besok kami kembali memberikan layanan angkutan umum gratis untuk memperingati Hari Transportasi. Kebijakan ini berlaku untuk pria maupun wanita, baik warga Jakarta maupun luar Jakarta asalkan dia punya kartu uang digital yang support pada sistem pembayaran moda transportasi publik tersebut,” jelasnya.
Bersamaan dengan perayaan Hari Transportasi tersebut, Pramono bersama Gubernur Banten Andra Soni akan meresmikan pembukaan rute baru Transjakarta antara Blok M dan Kawasan Alam Sutra, Tangerang Selatan, Banten. Peresmiannya akan dipusatkan di Blok M. “Pada Kamis besok, saya ditemani Wagub Bang Doel dan Gubernur Banten untuk meresmikan rute baru tersebut. Kami yakin rute tersebut sangat menguntungkan warga Jakarta dan Banten,” papar Pramono.
Rute antara Blok M dan Alam Sutra ini terdiri dari 17 halte atau titik pemberhentian. Waktu tempuhnya ditargetkan sekitar 90 menit, namun juga tetap memperhitungkan situasional lalulintas. “Soal berapa tarifnya itu urusan nanti. Yang penting rutenya bisa segera beroperasi dan untuk sementara masih mengikuti tarif Transjakarta yakni Rp 3.500. Tapi apakah nanti akan diberlakukan tarif yang lebih mahal yakni tarif Royal Trans atau Transbodetabek itu menunggu pembahasan selanjutnya antara Jakarta dan Banten,” kata Pramono didampingi Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Syafrin Liputo. (jo)







Komentar