POSKOTA.CO – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Dr. Adhyaksa Dault punya cara unik dalam menyemarakan bulan suci Ramadhan tahun ini. Selain dikemas dengan unsur yang besifat pendidikan, juga bersifat menghibur dan menyatukan aneka elemen masyarakat.
Dengan mengambil momentum Peringatan Nuzulul Quran pada 17 Ramadhan, Adhyaksa menggelar Lomba Cerdas Cermat Pemahaman AlQuran antar Ormas dan Komunitas Ojek Online (Ojol). Yaitu, Pemuda Panca Sila, Forkabi, Forum Pemuda Muslim Maluku, dan FBR .
Adhyaksa mengatakan, acara yang diadakannya itu selain bertujuan untuk mensyiarkan kesucian Ramadhan, juga dalam rangka mensyiarkan keagungan Al-Quran dengan mengambil momentum peringatan Nuzulul Quran.
Namun, menurut dia, ada tujuan yang jauh lebih penting. Yaitu, Ramadhan yang tak hanya berhenti pada puasa dan tarawih, tapi juga bermakna sosial yang memberi efek pada meningkatnya persaudaraan, persatuan dan kebersamaan.
“Kita ingin memberi makna Ramadhan yang jauh lebih luas. Yaitu, terbangunnya semangat berbagi, semangat bersatu dan semangat tolong menolong. Kebetulan, itulah yang sebenarnya sedang kita butuhkan hari ini sebagai bangsa agar terbebas dari upaya yang akan merusak keutuhan NKRI,” tegasnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (6/4).
Peserta lomba yang terdiri dari elemen masyarakat yang berkategori Ormas dan Ojol, bukan pelajar atau mahasiswa, dia menjelaskan, sengaja dilakukan lebih dalam rangka untuk memberi pesan bahwa mereka yang paham Al-Quran dan isinya itu ternyata bukan hanya milik santri, ustad atau kalangan terpelajar lainnya seperti mahasiswa.
“Tadi kita semua menyaksikan, bahwa mereka yg selama ini mungkin direndahkan sebagai kelompok yang tak berpendidikan tinggi, sehingga dianggap tak mengerti Al-Quran, ternyata sangat fasih menjawab sejumlah pertanyaan seputar isi kitab suci umat Islam itu,” ungkapnya.
Karena itulah, dia berpesan, agar kita tak mudah menghakimi seseorang hanya dari penampilan fisik atau pekerja rendahan. Buktinya, mereka tak kalah fasih dengan santri atau bahkan mahasiswa dalam menjawab pertanyaan seputar isi Al-Quran.
“Pesan saya yang tak kalah penting dari kegiatan ini adalah, untuk mengingatkan kita tentang pentingnya merawat spirit belajar atau mencari ilmu. Termasuk belajar ilmu agama Islam. Seperti kata Rasulullah, Utlubul Ilma, minal Mahdi, ilal lahdi. Tuntutlah ilmu itu sampai ke liang lahat,” tandasnya.
Seperti diketahui, acara yang digelar Adhyaksa ini berlangsung sangat meriah. Apalagi, pada saat sesi rebutan menjawab pertanyaan. Keempat peserta yang membawa suporternya masing-masing itu terlihat bersemangat berebut cepat menekan tombol sebagai tanda siap menjawab. (rihadin)







Komentar