oleh

Rachmat Yasin, Kakak Bupati Bogor Nonaktif Diperiksa KPK

POSKOTA. CO – Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus tindak pidana korupsi Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin.

Setelah sejumlah kepala dinas, sekretaris dinas serta pengusaha dan pihak BPK Jabar diperiksa, kini giliran Rachmat Yasin, kakak kandung Ade Yasin diperiksa KPK.

KPK meminta keterangan mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin yang sudah dua kali masuk penjara terkait kasus korupsi ini, karena lembaga antirasuah ini menduga, ada
kolaborasinya kasus OTT Bupati Bogor non aktif Ade Yasin soal laporan audit keuangan Pemkab Bogor oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Jawa Barat.

KPK menduga, Ade Yasin yang ditangkap tim KPK di rumah dinasnya di Pendopo Kabupaten Bogor jelang subuh beberapa waktu lalu, berkonsultasi dengan Rachmat Yasin, kakak kandungnya terkait laporan keuangan Pemkab Bogor, untuk mendapatkan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Jabar.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, Rachmat Yasin yang sudah dua kali keluar masuk penjara diminta keterangan dan diperiksa soal pertemuannya dengan Ade Yasin, adiknya perihal pengkondisian hasil audit BPK.

“Rachmat Yasin bersedia memberikan keterangan pada penyidik terkait dugaan pembahasan bersama antara saksi dengan tersangka Ade Yasin. Tentang pengkondisian laporan hasil audit pemeriksaan tim auditor BPK Perwakilan Jawa Barat,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (24/6/2022).

KPK menurut Ali Fikri, memeriksa Rachmat Yasin kakak kandung Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin sebagai saksi pada kasus dugaan suap laporan keuangan Kabupaten Bogor tahun anggaran 2021.

Sebelumnya, Ali Fikri mengatakan KPK telah memeriksa dan menghadirkan sejumlah saksi tindak pidana korupsi (TPK) suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor tahun anggaran 2021.

Pemeriksaan Rachmat Yasin kata Ali, dilakukan di Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Namun Ali tidak menjelaskan detail pemeriksaan terhadap kakak kandung Bupati non aktif Ade Yasin usai diperiksa penyidik KPK.

KPK nampaknya ingin mengetahui keterlibatan Rachmat Rachmat, keterlibatan membantu untuk memperoleh WTP Kabupaten Bogor untuk tujuh kali berturut turut.

“KPK periksa mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin di Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat terkait suap BPK,” kata Ali.

Diketahui, KPK telah menjerat Bupati Bogor non aktif Ade Yasin sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (27/4/2022). Ade Yasin dijerat pidana suap laporan keuangan Kabupaten Bogor.

KPK telah menetapkan delapan orang tersangka dan telah memanggil puluhan saksi untuk diminta keterangan di gedung merah putih kuningan Jakarta Selatan.

KPK terus dalami perintah Ade Yasin terkait pengumpulan dana dari para kontraktor yang dapat proyek di Pemkab Bogor.

Diketahui mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin merupakan kakak kandung Bupati non aktif Ade Yasin. (yopi/sir)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *