oleh

Longsor di Bontokatute Belum Ditindaklanjuti Pemkab Sinjai, BPBD Turun ke Lokasi

POSKOTA.CO – Akses jalan poros Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) tepatnya di Dusun Bolalangiri, Desa Bontokatute, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, terputus tanah longsor.

Saat dikonfirmasi awak media, salah satu warga setempat, Sudirman mengakui ketika di daerahnya telah terjadi bencana tanah longsor yang menutupi akses jalan poros Sulsel.

“Sudah empat hari terjadinya tanah longsor yang menutupi akses jalan pak, hingga tidak dapat dilalui kendaraan sepeda motor hingga kendaraan roda empat mobil,” katanya, Selasa (31/8/2021).

Menurut Sudirman, bahwa ada empat titik longsoran besar yang menghambat akses jalan provinsi di Desa Bontokatute dan Dusun Ambi, Desa Botolempangan.

Ia mengakui, ketika masyarakat setempat telah melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat pemerintah untuk segera dibuka akses jalan itu agar masyarakat tidak terhambat perjalanannya.

“Masyarakat sudah melapor ke pemerintah agar tanah yang menutupi akses jalan segera dibuka agar kendaraan bisa melintas,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, bahwa jalanan tersebut baru saja dikerjakan oleh PT Cahaya Seppang Bulukumba. Proyek ini menggunakan Sumber dana APBD Provinsi dana PEN. Total nilai anggaran sebesar Rp19 miliar lebih dengan masa waktu pekerjaan 150 hari kerja, dan masa pemeliharaan 365 hari kerja.

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai Budiaman mengatakan, terkait adanya bencana tanah longsor yang menutupi akses jalan provinsi yang tepatnya di Desa Bontokatute, Sinjai Borong, BPBD Kabupaten Sinjai sudah melakukan survei.

“Kami di BPBD Sijai sudah turun ke lokasi melakukan survei, dan Bapak Bupati sudah meminta kepada Dinas PUPR menurunkan alat berat untuk melakukan pengerukan,” kata Budiaman. (jumardi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *