POSKOTA.CO – Guna menangkal Virus Corona masuk ke Indonesia, pemerintah telah menghentikan seluruh penerbangan dari dan ke Wuhan, Tiongkok sejak Jumat (24/1/2020).
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Minggu menjelaskan jangan sampai terjadi perpindahan virus coronavirus atau novel coronavirus (nCoV) yang mematikan menyebar ke Indonesia.
“Kita langsung tutup semua penerbangan baik dari dan ke Wuhan Tiongkok. Saya belum bisa pastikan sampai kapal penutupan rute penerbangan tersebut akan dilhat dari perkembangannya nanti di Wuhan seperti apa,” ujarnya.
Virus corona yang menjadi alasan diterbitkannya larangan terbang ke wilayah Wuhan, merupakan virus berbahaya yang bisa menyebabkan demam tinggi hingga pneumonia. Virus ini bisa menyebabkan kematian.
Bahkan hingga Minggu dikabarkan jumlah korban yang meninggal akibar virus ini sudah 56 orang dan 1.975 terinfeksi di Tiongkok sejak. Virus ini juga telah menyebar ke berbagai negara, mulai dari Thailand, Korea Selatan, Amerika Serikat (AS) bahkan Perancis.
International Notam Office Beijing sendiri sudah menerbitkan Notam G0108/20 bahwa Bandar Udara Internasional Wuhan Tianhe tidak dapat dioperasikan. Bantara itu hanya bisa dipakai untuk penerbangan kondisi darurat mulai 23 Januari pukul 11.00 UTC (18.00 WIB) sampai 02 Februari pukul 15.59 UTC (22.59 WIB).
Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti memastikan ada dua maskapai penerbangan nasional yang memiliki rute penerbangan ke Kota Wuhan, yaitu Sriwijaya Air dan Lion Air dipasatikan telah menghentikan penerbangannya guna mencegah masuknya virus yang menakutkan tersebut.
“Penerbangan dari Indonesia menuju Kota Wuhan akan dialihkan ke kota lain di Tiongkok,” ujar dirjen.
Gejala penyakit yang ditimbulkan virus corona awalnya seperti flu biasa. Namun bisa menyebar menjadi pneumonia dan mengakibatkan kematian jika tidak ditangani segera. (r)







Komentar