oleh

Tidak Bayar PPN ke Negara, Kapal Pelindo I Angkut BBM Ilegal Diamankan Beacukai

POSKOTA.CO  – Kepergok patroli Beacukai, kapal tunda TB Sei Deli III milik Pelindo I tengah memindahkan bahan bakar minyak (BBM) ke kapal lainnya, diamankan Ditjen Bea Cukai.

Kapal milik BUMN, Pelindo I Cabang Batam yang diduga “kencing” di Singapura ini  mengangkut  BBM dari Batam lalu dibawa menuju perairan Pulau Nipah dan melakukan pemindahan BBM berupa solar ke TB Celebse, TB Maili dan TB Crystal Acteon.

Padahal dalam aturannya,  setiap pengeluaran barang asal Kawasan Bebas ke TLDDP wajib melunasi pajak pertambahan nilai (PPN) seperti barang-barang lainnya yang berasal dari Batam akan dibawa ke luar Batam serta memberitahukan dengan dokumen PPFTZ-01.

Namun kapal tunda Pelindo I ini tidak menyerahkan dokumen PPFTZ-01 atas pengeluaran barang tersebut. Nakhoda TB Sei Deli III telah menyampaikan outward manifes kepada Kantor Bea Cukai Batam, namun dalam manifes tersebut diberitahukan NIHIL.

Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Deni Surjantoro membenarkan penangkapan kapal yang diamankan di seputar Pulau Nipah tersebut diduga membawa minyak ilegal milik BUMN Pelindo I cabang Batam.

“Betul Kapal tunda Pelindo I yang kita amankan. Kapal dengan nama Sei Delli III sudah diserahkan oleh Bea Cukai Kanwil Khusus Tanjung Balai Karimun kepada Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Batam,” ujar Deni.

Dijelaskannya, tim patroli Bea Cukai Kepulauan Riau memergoki TB Sei Deli III tengah melakukan pemindahan bahan bakar minyak (BBM) ke kapal TB Celebes pada hari Minggu (19/1/2020) pukul 22.45 WIB di perairan Pulau Nipah.

Kepada petugas Beacukai, nahkoda kapal TB Sei Deli III mengakui BBM tersebut berasal dari Batam. Namun saat diminta menunjukan dokumen kepabeanan yang diwajibakan atas kegiatan pengangkutan dari kawasan bebas Batm dari asal BBM itu berasal ke Tempat Lain di Dalam Daerah Pabean (TLDDP) tidak bisa diperlihatkan.

Sei Deli III melakukan pengisian BBM di dermaga UTRACO (Batu Ampar, Batam) sebanyak 32 ton. Kemudian BBM ini dibawa menuju perairan Pulau Nipah dan melakukan pemindahan BBM berupa solar ke TB Celebse, TB Maili dan TB Crystal Acteon.

Kapal tunda tersebut yang seharusnya berfungsi sebagai sarana bantu pemanduan untuk kegiatan mendorong, menarik, menggandeng, mengawal, dan membantu kapal yang berolah-gerak di alur pelayaran, daerah labuh jangkar dan kolam pelabuhan.

Namun Bea Cukai menduga selama ini kapal tersebut telah dialihfungsikan menjadi kapal untuk mengangkut solar dari Kawasan Bebas Batam ke kapal tunda lainnya di TLDDP. (r)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *