NUSA DUA – Luar biasa! Jepang merajalela pada Kejuaraan Anggar Asia 2025 di Bali setelah tim putrinya berjaya merebut gelar nomor sabel beregu, pada Sabtu (21/6/2025).
Emas dari Misaki Emura dan kawan-kawan ini merupakan emas keenam Jepang dalam kejuaraan yang diikuti 27 negara di Bali International Convention Centre, The Westin Resort, Nusa Dua, Badung, Bali.
Sebelumnya Jepang berjaya meraih emas degen beregu putra, beregu sabel putra, beregu floret putri dan nomor perseorangan sabel dan floret putri.
Dengan meraih enam emas ini Jepang kini mengukugkan dominasinya di kancah olahraga anggar Asia.
Bila dalam pertandingan hari terakhir, Minggu (22/6/2025), yang mempertandingkan floret beregu putra dan beregu degen putri, Jepang masih mendulang emas maka dominasi Jepang sungguh luar biasa.
Dari 12 emas yang diperebutkan, Jepang sudah unggul jauh dari saingan beratnya seperti Korea Selatan dan Tioingkok maupun Hong Kong. Korsel baru meraih dua emas, Tioingkok dan Hong Kong masing-masing satu emas.
Menegangkan
Perjuangan putri Jepang merebut emas beregu sabel tidaklah mudah karena harus melalui pertarungan hingga partai terakhir. Bayangkan sampai tujuh partai yang dimainkan, Jepang terus tertinggal sampai 27-35. Namun dua pemain terakhir Jepang, Uina Kaneko dan Misaki Emura menunjukkan kelasnya sebagai pemain bermental tangguh.
Kaneko dengan penampilan agresif mampu menaklukkan Kim Jeong Mi 11-5 untuk mempekecil ketinggalan Jepang menjadi 38-40. Emura di partai terakhir juga menunjukkan mental juaranya dengan menundukkan Jeon Hayoung 7-4 untuk membuat Jepang membalik keunggulan menjadi 45-44 dan memastikan juara.
“Ya sungguh menegangkan pertandingan tadi. Kami tertinggal terus sampai Kaneko mampu memperkecil ketinggal. Saya sebagai pemain penentu kemenangan sempat tegang juga. Tetapi setelah unggul poin saya bertambah yakin untuk menang,” ujar Emura, dalam keterangannya yang didapat POSKOTAONLINE.COM, MInggu (22/6/2025).
Emura tetap merendah ketika disebutkan Jepang tampil hebat dalam kejuaraan ini dengan merebut enam emas. “Semula kami tidak menyangka akan bisa merebut enam emas karena Korea dan Tiongkok merupakan tim yang tangguh. Belum lagi Hong Kong, Kazakhstan dan Uzbekistan. Tapi kami datang ke sini dengan persiapan matang,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, sukses ini, tidak membuat dirinya dan rekan-rekannya berpuas diri karena tugas berat sudah menanti pada Kejuaraan Dunia di Georgia, Juli mendatang dan tentunya Olimpiade Los Angeles 2028. “Setelah juara Asia tentu kami ingin menjadi yang terbaik di kejuaraan dunia dan olimpiade. Ini merupakan rangkaian untuk mewujudkan target kami,” ucap Emura.
Sementara itu, medali perunggu nomor sabel beregu putri ini diraih Tiongkok dan Uzbekistan. Tiongkok di semifinal dihentikan oleh Jepang 35-45, sedangkan Uzbekistan dihadang Korsel 42-45. (*/dk)







Komentar