JAKARTA – Partai Bulan Bintang (PBB) tengah menggelar Muktamar VI di Denpasar, Bali yang berlangsung pada 13 Januari hingga 15 Januari mendatang. Dukungan untuk Afriansyah Noor sebagai calon ketua umum PBB pun terus terlihat di beberapa lokasi tempat digelarnya Muktamar.
Di beberapa ruas jalan di Denpasar, Bali, poster hingga spanduk dukungan kepada mantan Sekretaris Jenderal (sekjen) PBB ini memenuhi sudut kota. Spanduk bertuliskan “Bangkit Bersatu PBB Maju untuk Merah Putih” terpampang.
Di spanduk itu, sosok Afriansyah Noor atau yang biasa disapa Ferry Noor terlihat dengan bertuliskan bakal calon Ketua Umum PBB periode 2025-2030. Ia pun dijagokan beberapa DPC dan DPW untuk maju sebagai Ketum menggantikan posisi Yusril Ihza Mahendra.
Selaim Ferry Noor, sejumlah nama juga masuk radar bursa Caketum PBB, yaitu Pj Ketum PBB Fahri Bachmid, Sekjen PBB Mohamdad Masduki, putra Yusril yaitu Yuri Kemal Fadlullah dan Jumhur Lantong.
Dicalonkannya Ferry Noor karena selama ini ia bersama Yusril Ihza Mahendra telah berjuang untuk membesarkan PBB. Tak ayal, sudah 9 DPW se-Indonesia memintanya untuk masuk sebagai ketua umum.
Mantan Wakil Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini mengaku, tiga di antara DPW itu adalah Nusa Tenggara Barat (NTB), Banten dan Bengkulu. Semua itu muncul dari kebersamaan ketika mendampingi Ketua Umum saat itu Yusril Ihza Mahendra.
“Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPC maupun DPW itu kan masih saya yang tanda tangan. Jadi saya memiliki kedekatan emosional dengan mereka,” ujar pria yang biasa disapa Ferry.
Ditambahkan mantan Wakil Menteri Tenaga kerja ini, beragam perjuangan bersama dilakukan untuk partai saat bersama Yusril. Misalnya, ketika proses verifikasi administrasi hingga faktual di Pemilu 2024 dan kala itu, PBB kali pertama menjadi kontestan tanpa gugatan hukum.
“Sama-sama kita melakukan kerja sama membangun partai di semua tingkatan. Itu memang saya bangun betul bersama Ketum Yusril,” imbuh Ferry.
Wakil Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) ini mengamini, kontestasi meraih posisi ketum PBB bukan perkara mudah. Apalagi salah satunya rivalnya yang merupakan keponakan Yusril yaitu Gugum Ridho Putra sudah melakukan deklarasi.
Meski begitu, Ferry mengaku siap berpartisipasi karena ini demi semangat bersama membangun PBB. Ia juga sudah berkomunikasi dengan Prof Yusril ihwal keinginannya maju di bursa Caketum PBB medio 2025-2030. “Artinya, dalam demokrasi sesuai aturan main yang ada saya siap maju,” tukasnya. (ifand/fs)







Komentar