oleh

Kepala Bakamla Laksdya TNI Aan Kurnia Serukan 3M

POSKOTA.CO – Sampai hari ini kita harus tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Di ruangan tertutup jangan lama-lama berada didalam ruangan, maksimal 1 jam keluar kemudian masuk kembali.

Demikian disampaikan Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M., dalam arahannya usai melaksanakan olahraga bersama bagi personel Bakamla RI wilayah Jakarta di Lapangan Apel Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/11/20).

Laksdya TNI Aan Kurnia mengatakan, jangan menganggap sepele,  jangan dianggap remeh dan jangan menganggap diri kita sehat harus saling mengingatkan dan yang paling penting jaga imunitas harus happy harus gembira harus olah raga. Itu merupakan salah satu cara untuk melawan Covid-19 sambil menunggu vaksin.

“Istirahat cukup, makan sehat, olah raga serta melaksanakan protokol kesehatan itu juga salah satu obatnya,” jelas Laksdya TNI Aan Kurnia.

Lebih lanjut dikatakannya, terkait masalah media sosial. Saya perintahkan kalian menjadi personel Bakamla RI harus bijak menggunakan media sosial. Selama kalian berada di Bakamla RI, saya perintahkan tidak ada yang lebih tahu atau mengomentari hal-hal yang bukan tugas dan tanggung jawabnya karena sekarang berita hoax dengan berita benar itu beda-beda tipis. Oleh sebab itu, kalau ada hal-hal yang terkait Bakamla ataupun meragukan anda tanyakan kepada atasan.

“Justru perintah saya adalah add media sosial Indonesia Maritime Information Center (IMIC), informasikan kepada keluarga kalian karena itu hal yang positif. Jadi kalian bisa tahu situasi keamanan maritim yang ada di Indonesia,” kata Laksdya TNI Aan Kurnia.

“Kita merupakan bagian dari pemerintah kita harus royal kepada pemerintah ikuti apa yang sudah ditetapkan pemerintah tidak usah berkomentar negatif di media sosial dan gunakan medsos dengan bijak,”imbuhnya lagi.

Laksdya TNI Aan Kurnia menambahkan, banyak prestasi yang sudah kita ukir sepanjang tahun 2020 hingga bulan November ini. Pertama, unsur patroli kita banyak menangkap kapal yang melaksanakan pelanggaran di laut terutama kapal KIA Vietnam. Kedua, Bakamla RI bersinergi dengan Kementerian Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaksanakan operasi Cegah Tangkal Covid-19 di daerah perbatasan.

Ketiga, kita melaksanakan sosialisasi menghadapi cuaca buruk bagi nelayan. Dan keempat, yang patut kita bangga adalah usai saya bertemu dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, sejak bulan Agustus 2020 Bakamla RI diijinkan menggunakan senjata secara resmi.

“Ke depan kita akan bangun Kantor Zona kembali dan dermaga, ini mimpi kita dan masih dalam proses sehingga nanti harapan saya kedepan Bakamla RI makin besar seperti yang diinginkan oleh pemerintah,” jelasnya.

Menutup arahannya, Laksdya TNI Aan Kurnia mengatakan pesan saya hanya satu kalian harus loyal dan harus profesional. Tiap-tiap orang punya fungsi punya tugas masing-masing tidak ada seorangpun di Bakamla RI tidak ada tugasnya tidak ada fungsinya tidak ada tanggung jawabnya, saya katakan tidak ada. Semua punya tanggung jawab. Tidak ada orang yang tidak penting. Mulai saya sampai paling junior di Bakamla RI itu penting.

Kita adalah bagian dari satu tim. Satu orang berbuat jelek nama Bakamla RI jelek. Jadi tolong jaga nama baik, jaga marwah Bakamla RI. Bakamla RI besar tidak bisa sendiri saya butuh kalian semua. Jika kalian tidak berprestasi minimal kalian tidak membuat pelanggaran itu lebih dari cukup. (humas bakamla/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *