oleh

Tinjau Ruko Terra Drone, Pramono Tampak Sangat Berduka atas Tewasnya 22 Warga dalam Musibah Kebakaran

JAKARTA – Wajah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tampak sangat berduka saat meninjau gedung ruko Terra Drone yang baru saja terbakar dan mengakibatkan 22 orang tewas terpanggang. Matanya tampak berkaca-kaca saat melihat bangunan tujuh lantai dengan kondisi porak-poranda dan masih mengepulkan dari jendela.

“Innalillahi waina ilaihi rajiun. Saya benar-benar berduka sekali atas musibah yang banyak menimbulkan korban. Semoga peristiwa tragis ini tidak terulang lagi,” ujar Pramono di halaman Ruko Terra Drone di Jl Letjen Soeprato, Kelurahan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12) sore.

Di lokasi tersebut Pramono mendapatkan laporan terbaru bahwa korban meninggal dunia bukan cuma 20 orang, melainkan bertambah dua lagi sehingga totalnya sebanyak 22 jenazah. Sebagian besar mayat dalam kondisi gosong dan sulit dikenali identitasnya sehingga pemeriksaan dokter ahli forensik.

Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan menanggung seluruh biaya pemakaman bagi korban meninggal dan biaya perawatan bagi korban luka. “Khususnya kepada rumah sakit yang menangani korban luka agar dirawat dengan baik. Nanti Pemprov DKI yang akan menanggung semua biaya,” tandasnya.

Kebakaran ruko milik PT Terra Drone yang terjadi pukul 12.45 ini, menyebabkan 22 korban yang terdiri dari 15 perempuan dan tujuh pria meninggal dunia, serta dua orang mengalami luka-luka. “Saya sudah menelepon Kepala Dinas Pemakaman dan Hutan Kota DKI untuk mempersiapkan lahan pemakaman. Mungkin tidak bisa di satu tempat karena jumlah banyak. Kedua korban luka juga menjadi tanggung jawab Pemprov DKI,” ujar Pramono.

Pramono meminta kepada siapa pun yang punyq usaha di ruko atau gedung tinggi agar memprioritaskan faktor keselamatan pekerja.  “Ini menunjukkan lantai enam gedung ini tidak dipersiapkan untuk jalur evakuasi dan sebagainya. Saya sangat menyesalkan hal itu,” tegas Pramono. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *