JAKARTA – Sebanyak tiga orang pekerja tertimbun longsor tanah dari pembangunan saluran air di Jalan Jambore, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, pada Senin (22/10) kemarin. Meski berhasil selamat, namun seorang pekerja sempat pingsan dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Ketiga orang yang menjadi korban merupakan pekerja dari pihak ketiga ditunjuk Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jaktim. Di mana mereka saat ini tengah membuat saluran air untuk mengatasi banjir di ruas Jalan Jambore.
Plt Lurah Cibubur Rony Abdullah mengatakan, ketiga pekerja tersebut tertimbun longsor saat melakukan pembangun saluran air menggunakan metode jacking. “Informasinya mereka lagi di bawah tanah. Di ujung itu kan saluran lama, sudah tidak berfungsi karena sedimentasi, jadi tanahnya tidak stabil,” katanya, Selasa (22/10/2024).
Menurut Rony, melihat ada yang tertimbun longsor, para pekerja lainnya langsung melakukan evakuasi ketiga korban dari timbunan tanah. Karena proses yang cukup memakan waktu, seorang pekerja pingsan diduga karena kekurangan oksigen.
“Mungkin terlalu pengap di dalam satu orang pingsan, dua orang lainnya (luka) ringan. Informasi dari pak RW untuk (proses) evakuasi kurang lebih (butuh waktu) satu jam,” ujar Rony.
Dikatakan Rony, setelah berhasil dievakuasi ketiga pekerja proyek saluran air tersebut dibawa ke rumah sakit terdekat di lokasi untuk mendapatkan penanganan medis. Kini ketiganya sudah pulih dan dapat bekerja kembali, pengerjaan pembangunan saluran air di lokasi pun tetap berjalan.
“Informasi dari pelaksana (proyek) dalam kondisi baik. Mungkin saat tertimbun tidak sampai kepalanya masuk. Pengerjaan proyek di Jalan Jambore saat ini masih berlangsung,” imbuh Rony.
Sementara itu, Kasi Pembangunan Sudin SDA Jakarta Timur Tengku Saugi Zikri yang dikonfirmasi terkait kasus dan prosedur keselamatan pekerja saat pengerjaan, tak merespon. Pesan singkat yang disampaikan pun tak juga mendapat balasan, dan telepon yang dihubungi tak juga diangkat. (*/ifand)







Komentar