oleh

Tanah Abang Geber Operasi PPKS dari Pagi hingga Sore, Belasan Gepeng dan Pak Ogah Terjaring

POSKOTA.CO – Seorang kakek tanpa mengenakan pakaian duduk sambil merokok di kawasan Jalan KS Tubun, Petamburan terjaring petugas gabungan Kecamatan Tanah Abang, Selasa (11/7/2023) sore.

Saat digiring, kakek ini terlihat pasrah dimasukkan ke dalam mobil kerangkeng Dinas Sosial (Dinsos). “Mau dibawa ke mana pak saya,” tanya kakek ini dengan raut wajah pasrah.

Sekadar diketahui, operasi penangkapan gelandangan dan pengemis (gepeng) maupun pak ogah di wilayah Tanah Abang sejak tadi pagi dilakukan secara estafet pada kegiatan operasi Penjangkauan Penyandang Kesejahteraan Sosial (PPKS) dengan mengerahkan puluhan petugas gabungan Kecamatan Tanah Abang yang terdiri dari petugas P3S Sudin Sosial, Satpol PP, petugas Perhubungan serta unsur kelurahan, kecamatan dan FKDM.

Kegiatan operasi penertiban penyakit sosial pada sore hari ini dipimpin langsung Sekretaris Camat Tanah Abang Joko Damaryanto yang akrab dipanggil Bang Jack.

Kepada wartawan, Bang Jack mengaku, operasi PPKS di wilayah Tanah Abang pada sore hari ini ada tiga lokasi yang disisir, yakni Petamburan, Bendungan Hilir (Benhil) dan Gelora dengan sasaran menjaring pak ogah dan gepeng. “Operasi PPKS digelar dalam rangka penegakan Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum sehingga dapat berkurangnya PPKS yang ada di pinggir-pinggir jalanan,” ungkapnya, didampingi Lurah Petamburan Rian Hermanu, Lurah Gelora dan Lurah Benhil, Selasa (11/7/2023) sore.

Upaya sterilisasi kawasan juga, kata Bang Jack, untuk mencerminkan ketertiban umum yang ada di wilayah Tanah Abang. “Karena Jakarta merupakan kota metropolitan, jadi memang harus steril dari PPKS,” ucapnya seraya menambahkan, ada delapan PPKS yang terjaring selanjutnya dibawa ke Panti Dinsos untuk dibina.

Sebelumya, operasi pagi hari 10 PPKS juga terjaring dipimpin Wakil Camat Tanah Abang Dwiarti Indriani Utami. “Kegiatan operasi PPKS di wilayah Tanah Abang akan dilaksanakan rutin terutama di kawasan jalur protokol sebagai upaya sterilisasi penyakit sosial,” jelas Bu Tami panggilan akrab Wakil Camat Tanah Abang. (*/van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *