oleh

Pakai Masker Semaunya, 26 Pelanggar Terjaring Razia

POSKOTA.CO – Salah satu pelatih senam saat melintas di lokasi Operasi Tertib Masker (Opstibmask) ketahuan petugas Pegawai Penyidik Sipil Negara (PPNS) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ketika menggelar razia masker di kawasan, Jalan Karang Anyar Raya, Sawah Besar, Kamis (21/1/2021). “Prikick, stop dulu ya bu,” ucap salah satu petugas Satpol PP saat memberhentikan pengendara roda dua.

“Memang nya ada apa nih pak Satpol saya kan pakai masker,” ujar pengendara ini. Petugas langsung menjawab. “Coba dilihat dulu memakai masker itu tidak sempurna, masa dibawah dagu,” tukasnya. Karena memakai masker tidak sempurna, pelanggar ini digiring untuk didata lalu disanksi ditempat.

Selain pelatih senam, supir truk yang berpenumpang lebih dari dua orang juga terciduk lantaran tidak menjaga jarak. “Duh nyapu sampah lagi aja dah,” ujar supir truk saat terciduk petugas.

Sementara itu, Jani Pengendali Satpol PP Kecamatan Sawah Besar mengatakan, kegiatan Opstibmask hari ini menjaring 26 pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat di gelar di kawasan Jalan Karang Anyar Raya, Sawah Besar yang mulai pada pukul 08.30 hingga pukul 10.30 Wib.

Hasilnya kata Jani ada sebanyak 26 pelanggar yang terjaring dari warga DKI diantaranya, Cipinang Melayu, Makasar Jakarta Timur, Kartini, Mangga Besar, Karang Anyar, Pasar Baru, Suka Mulia Kemayoran Jakarta Pusat, Taman Sari Jakarta Barat,
Koja, Tanjung Priok, Pademangan Jakarta Utara dan Tambora Jakarta Barat. Sedangkan, warga dari daerah yaitu, Lebak Banten, Kebumen Jateng, Tanggerang Banten, Kareng Asem Jateng, Bekasi dan Kuningan Jawa Barat.

“Seluruh pelanggar ini di sanksi hukuman kerja sosial membersihkan sampah di Fasilitas Umum (Fasum) secara bergantian selama 60 menit dengan mengenakan rompi pelanggar PSBB. Untuk denda nihil,” ungkap Jani.

Pengawasan dan penindakan terhadap pelanggar yang tidak menggunakan masker dan tidak mematuhi Prokes di masa PSBB ketat sesuai dengan Pergub Nomor: 3 tahun 2021 tentang peraturan pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor: 2 tahun 2020. “Rata-rata banyak pelanggar memakai masker di bawah dagu dan juga tidak menjaga jarak saat berkendara,” ucap Jani. (van)

 14 total views

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *