oleh

Lima Pelajar Pakai Masker Asal-asalan Disanksi Menghafal Pancasila

POSKOTA.CO – Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kawasan pasar tradisional, Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Senen menggelar Operasi Tertib Masker (Opstibmask), Senin(22/02/21)

Empat pasar yang menjadi target antara lain, Pasar Kwitang Jalan Kramat Kwitang 1 Kwitang, lalu Pasar Paseban, Jalan Salemba Raya, Paseban. Pasar Senen, Jalan Stasiun Pasar Senen dan Pasar Nangka, Jalan Kepu Selatan Bungur.

Alhasil, lima pelajar terjaring saat berkeliaran di kawasan Jalan Kepu Selatan, Pasar Nangka Bungur. Selain itu, pengendara bermotor tidak memakai masker juga terciduk. “Ada apa nih pak diberhentikan,” tanya pengendara bermotor ini ketika terjaring di lokasi. Petugas Opstibmask langsung menjawab, “Mas mau kemana kenapa tidak memakai masker,” ucapnya.

Pengendara ini sontak menjawab, maskernya ketinggalan di rumah karena buru-buru mau ke Pasar. “Buru-buru mau membeli buah Mangga pesanan istri yang sedang ngidam. Masker nya lupa ketinggalan di rumah,” ujar pengendara ini ngeles di hadapan petugas.

Tampak dalam gambar, salah satu pelajar disanksi hukuman menghafal Pancasila.

Selain pengendara bermotor, ke lima pelajar yang memakai masker asal-asalan juga langsung digiring untuk didata lalu dikenakan sanksi hukuman kerja sosial membersihkan sampah ditempat dan menghafal Pancasila.

Sementara itu, Komandan Regu (Danru) Satpol PP Kecamatan Senen, Antomi menerangkan, total nya ada 57 pelanggar yang terjaring Opstibmask di empat lokasi pasar.

Menurutnya, puluhan pelanggar yang terciduk di empat pasar tradisional ini antara lain, masyarakat umum yang hendak belanja ke pasar seperti ibu rumah tangga, Ojek Online (Ojol), supir dan pelajar.

“Rata-rata para pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Ketat ini terjaring Opstibmask karena berkeliaran memakai masker asal-asalan seperti pakai masker di bawah mulut dan dagu serta maskernya sudah tidak layak pakai,” ungkap Antomi.

Adapun 57 pelanggar yang terjaring di empat pasar, tambah Antomi meliputi, 10 pelanggar di Pasar Kwitang Jalan Kramat Kwitang 1 Kwitang. 6 pelanggar Pasar Paseban Jalan Salemba Raya Paseban. 13 pelanggar di Pasar Senen Jalan Stasiun Pasar Senen. 28 pelanggar di Pasar Nangka Jalan Kepu Selatan Bungur.

“Seluruh pelanggar disanksi hukuman membersihkan sampah selama 60 menit mengenakan rompi pelanggar PSBB secara bergantian,” ucap Antomi sambil menambahkan, kegiatan Opstibmask di empat pasar tradisional di mulai pukul 08.00 Wib pagi hingga pukul 12.00 Wib siang. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *