oleh

Jelang Libur Nataru PLN Pastikan SPKLU di Rest Area KM 10 Cipayung Layak untuk Kendaraan Listrik

JAKARTA – Menjelang pelaksanaan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PLN UID Jakarta Raya melakukan pemeriksaan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Rest Area KM 10 Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (18/12). Langkah itu dilakukan dilakukan untuk mendukung untuk mendukung kelancaran mobilitas kendaraan listrik.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch Andy Adchaminoerdin mengatakan, PLN menyediakan SPKLU dengan beragam skala pengisian, mulai dari daya menengah hingga ultra cepat. Saat ini, pihaknya telah mengoperasikan ratusan titik SPKLU dengan berbagai kapasitas daya di wilayah DKI Jakarta.

“Untuk pengisian dengan skala UCB, rata-rata membutuhkan waktu sekitar 45 menit. Sementara di lokasi lain tersedia pengisian hingga 120 kilowatt, bahkan Ultra Fast Charging mencapai 200 kilowatt,” ujar Andy saat meninjau SPKLU di rest area Cibubur, Kamis (18/12).

Dikatakan Andy, menjelang pelaksanaan arus mudik di libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pihaknya pun melakukan pengecekan SPKLU yang ada di titik. Jangan sampai kebutuhan listrik untuk kendaraan masyarakat terkendala menjelang liburan tahun ini. “Sebelumnya kami juga sudah mengecek kebutuhan listrik di tempat-tempat ibadah seperti Gereja Katedral agar ibadah yang nantinya dijalankan berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Menurut Andy, untuk di SPKLU rest area KM 10, sudah tersedia enam unit mesin dengan total 12 slot pengisian. Kapasitas dayanya bervariasi, mulai dari 60 kilowatt, 120 kilowatt, hingga 200 kilowatt. Kecepatan pengisian tergantung pada daya dan kemampuan baterai kendaraan. “Contohnya, kendaraan dengan pengisian 60 kilowatt bisa penuh dalam waktu kurang dari 30 menit. Jika menggunakan 200 kilowatt, pengisian bisa selesai dalam 10 hingga 15 menit,” terangnya.

Andy menambahkan, hingga saat ini PLN UID DKI Jakarta telah menyediakan 370 titik lokasi SPKLU dengan total 676 unit. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk menjawab kebutuhan pengguna kendaraan listrik di wilayah metropolitan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Silakan gunakan aplikasi PLN Mobile untuk melihat lokasi SPKLU terdekat. Ada juga fitur Trip Planner yang membantu pengemudi mengetahui titik pengisian di sepanjang rute perjalanan,” ujarnya.

Selain di rest area dan ruang publik, sambung Andy, PLN UID Jakarta juga membuka peluang pemasangan SPKLU di kawasan tempat ibadah. Bahkan pihaknya telah berdiskusi dengan pengelola Gereja Katedral Jakarta terkait rencana pemasangan SPKLU.

“Jamaahnya banyak, dan ini menjadi inisiatif yang baik. Ke depan akan kami dukung. Termasuk juga Masjid Istiqlal, karena lokasinya saling berhadapan,” tutup Andy.

PLN UID Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus memperluas dan meningkatkan kualitas infrastruktur kendaraan listrik guna mendukung transisi energi dan penggunaan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. (Ifand/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *