oleh

Didampingi Kasudin SDA Santo, Walikota Jaksel Pimpin Kerja Bakti Akbar Keruk Kali Grogol dan Phb Pluis di Grogol Utara

JAKARTA – Warga Kelurahan Grogol Utara menyambut gembira atas inisiatif Pemkot Jakarta Selatan yang menggelar kerja bakti skala besar di lingkungan mereka. Pemkot mengerahkan 459 personil gabungan untuk membersihkan lumpur Kali Grogol, Phb Pluis, dan pembuatan enam titik sumur resapan dalam di RW 09, 14, dan 16 Kelurahan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Minggu (28/9).

Ketua RW 14 Grogol Utara Novi Lestari menyampaikan terima kasih kepada Walikota Jaksel Muhammad Anwar dan Kasudin Sumber Daya Air (SDA) yang telah memenuhi aspirasi warga menggelar kerja bakti akbar di lingkungannya. “Alhamdulillah sekali bahwa di tempat kami akhirnya digelar kerja bakti akbar membersihkan kali, saluran Penghubung. (Phb), tali Air, serta pembuatan Sumur resapan dalam. Semoga bisa mengurangi kerawanan banjir di tempat kami,” kata Novi didampingi pengurus RT dan warga.

Menurutnya lingkungan mereka di kawasan Jl Raya Kemandoran, Kemandoran Pluit, Jl Pulo Kenanga Raya, dan lainnya sangat rawan banjir. “Di kawasan kami kondisinya parah, hujan sebentar atau ada kiriman dari Bogor, tempat kami langsung kebanjiran. Ketinggian air sekitar setinggi paha atau perut orang dewasa. Sungai di tempat kami sudah lama tak pernah dikeruk, baru kali dikeruk,” tutur Ibu RW. Kegiatan tersebut dihadiri seluruh pengurus RT-RW, FKDM, PKK, Karang Taruna, Jumatik, Dasa Wisma, dan lainnya.

Kerja Bakti Skala Besar Pemkot Jakarta Selatan dipimpin langsung Walikota M. Anwar dan Kasudin SDA Jaksel Santo. Sebelum disebar ke sejumlah tempat, sebanyak 459 petugas gabungan dikumpulkan di halaman Sekolah Al-Azhar 5 Jl Raya Kemandoran, Kecamatan Kebayoran Lama untuk mendapatkan arahan dari M. Anwar dan Kasudin Santo.

“Di lingkungan ini rawan banjir karena banyak warga seenaknya menutup rapat saluran air di depan,” kata Anwar usai memantau kondisi saluran air di Rw 09, 14, dan 16. “Semua saluran ditutup permanen pakai beton untuk parkir kendaraan, buat warung, dan lainnya. Lama-kelamaan saluran mampet dan aliran air luber ke permukiman dan jalanan. Saya sudah minta lurah dan camat untuk sosialisasi ke warga, menutup inrit, minimal harus ada bak kontrol untuk pemeliharaan,” jelas Anwar.

Anwar memastikan, Pemkot Jakarta Selatan serius dalam mengatasi genangan maupun banjir, baik melalui pembuatan serta normalisasi embung, waduk, kali hingga saluran mikro. “Kami juga membuat sebanyak enam drainase vertikal di kawasan sini agar upaya pencegahan genangan dan banjir semakin optimal,” kata Anwar didampingi Wakil Walikota Ali Murtadho, Sekko Jaksel Mukhlisin, Asisten Kesra Sayid Ali, Camat Kebayoran Lama Iwan, para lurah, termasuk Lurah Pindok Pinang Wawan Hernawan.

Kasudin SDA Jaksel Santo menambahkan pengerukan di aliran Kali Grogol dilakukan sepanjang 333 meter dan Saluran Phb Pluis mencapai 596 meter. “Kita estimasi untuk Kali Grogol itu mencapai 3.200 meter kubik lumpur dan sampah, sementara di Saluran Penghubung Pluis sebanyak 1.100 meter kubik,” bebernya. Untuk Kali Grogol butuh waktu hingga dua bulan ke depan.

Ia memaparkan, dalam kerja bakti berskala besar hari ini dikerahkan sebanyak 459 personel gabungan, dua unit alat berat jenis ekskavator, dan 10 unit dump truck. Terkait inrit yang dibuat warga, kata Santo, sebagai solusi jangka pendek akan dilakukan pembuatan bak kontrol untuk memudahkan perawatan saluran. “Saya minta kepada warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sebab, kalau terjadi banjir yang susah juga warga sendiri,” terangnya. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *