JAKARTA-Seleksi Abang None Jakarta Kepulauan Seribu 2025 resmi dimulai di Gedung Mitra Praja, Jakarta Utara, Sabtu (14/6). Sebanyak 150 peserta ikut berkompetisi, termasuk 10 peserta dari Kepulauan Seribu, yang terdiri dari 3 Abang dan 7 None.
Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar lomba, tetapi juga wadah pembelajaran dan pengalaman berharga bagi peserta. Ia meminta agar peserta tidak merasa kecewa jika nantinya belum lolos seleksi.
“Seleksi ini bukan akhir dari segalanya. Jadikan kesempatan ini sebagai ajang pengembangan diri, karena menang atau kalah itu bagian dari proses,” ujar Bupati.
Bupati juga berharap perwakilan Abang None Kepulauan Seribu yang terpilih nanti bisa mempromosikan pariwisata Kepulauan Seribu seperti para seniornya. Selain itu, ia ingin Abang None berperan dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan pulau demi kelangsungan wisata di daerah tersebut.
Namun, jumlah peserta dari Kepulauan Seribu masih terbilang sedikit. Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan, menyebutkan bahwa pihaknya masih perlu meningkatkan sosialisasi di masyarakat pulau.
“Dari 150 peserta, hanya 10 yang berasal dari Kepulauan Seribu. Mungkin masyarakat perlu lebih banyak informasi tentang manfaat mengikuti ajang ini,” kata Sonti.
Seleksi ini menghadirkan berbagai juri dari beragam bidang untuk menilai kepribadian, wawasan, serta kemampuan berbicara di depan publik dari para peserta.
Pemerintah berharap ajang ini bisa menjadi dorongan bagi generasi muda Kepulauan Seribu untuk lebih aktif dalam mengembangkan wisata lokal serta menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan ekosistem pulau. (fs)







Komentar