POSKOTA.CO – Kondisi Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Cipayung memang sudah ‘overload’ alias penuh melihat di lapangan gunungan sampah sudah mencapai ketinggian levih dari 30 meter.
“Memang kondisinya sudah sangat overload sehingga untuk menangani permasalahan sampah yang ada di Kota Depok ini memang perlu waktu,” kata Kapolres Metro Depok Kombes Pol Ahmad Fuady saat melihat langsung aksi bersih di kawasan TPA Cipayung, Pasar Cisalak dan Jalan Raya Margonda, Kamis (14/7).
Terlebih beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial antrean sejumlah truk sampah di jalan masuk menuju TPA Cipayung sehingga membutuhkan waltu delapan hingga sepuluh jam untuk satu unit truk membuang sampah ke lokasi tersebut tentunya menjadi perhatian semua dan perlu adanya rasa tanggung jawab bersama.
Intinya kami dari Polres Metro Depok mendukung terhadap upaya aksi kebersihan yang kita laksanakan hari ini, ujarnya dalam upaya mewujudkan Kota Depok yang bersih terbebas dari sampah termasuk di Pasar Cisalak dan Jalan Raya Margonda dalam upaya mengurangi genangan air saat hujan di badan jalan.
“Ini dimaksudkan agar saat terjadi genangan air di badan Jalan Raya Margonda tidak menimbulkan kemacetan atau antrean kendaraan yang cukup parah,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok Abdul Rahman didampingi Kepala UPT TPA Cipayung, Ardan, mengatakan kegiatan ini tentunya sangat bermanfaat dan penting mengurangi penumpukan sampah buangan warga dan lainnya.
Untuk kegiatan bongkar muat sampah di TPA Cipayung membutuhkan waktu sepuluh jam saat adanya antrean kendaraan beberapa hari lalu, tuturnya akibatnya banyak truk sampah harus menginap di jalur jalan masuk ke TPA Cipayung.
“Normalnya untuk bongkar muat sampah di TPA Cipayung hanya butuh waktu dua jam saha karena jam operasional TPA hanya sampai Pk. 17:00 WIB, akibatnyankendaraan yang dagang Pk. 15:00 terpaksa waktu itu menginap,” katanya. (anton)







Komentar