oleh

Holland Village Jakarta Tak Kunjung Rampung Lampaui Batas Dijanjikan

POSKOTA.CO – PT Satyagraha Dinamika Unggul, pengembang Apartement Holland Village Jakarta kini tengah tersangkut perkara. Law Firm Leo Siregar & Associates selaku kuasa hukum pemohon mengajukan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) pada Pengadilan Niaga di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Penetapan PKPU itu diajukan karena apartemen yang merupakan besutan abak perusahaan Grup Lippo tersebut, sampai saat ini tak kunjung rampung pembangunannya melampaui batas yang dijanjikan. Ini diketahui seperti dilansir dari laman SIPP.pn-jakartapusat.go.id, PT Satyagraha Dinamika Unggul tengah dalam proses perkara Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) sebagaimana teregister dalam Perkara Nomor. 42/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN NI.

Sidang gugatan PKPU kepada pengembang Holland Village Jakarta ini sudah berlangsung di Pengadilan Niaga, Jakarta Pusat.

Permohonan PKPU terhadap anak perusahaan Emiten properti, PT Lippo Karawaci Tbk itu diajukan oleh Law Firm Leo Siregar & Associates selaku kuasa hukum Pemohon. Dalam Permohonannya, Kuasa Hukum Pemohon meminta kepada majelis hakim agar menetapkan PKPU Sementara terhadap PT. Satyagraha Dinamika Unggul untuk paling lama 45 (empat puluh lima) hari terhitung sejak putusan a quo diucapkan.

Secara singkat, dapat ditafsirkan bahwa PKPU merupakan suatu upaya yang dilakukan baik oleh debitor/kreditor untuk memperoleh penundaan kewajiban pembayaran utang dalam hal debitor tidak mampu atau diperkirakan tidak dapat melanjutkan membayar utang-utangnya yang sudah jatuh waktu dan dapat ditagih, dengan maksud untuk mengajukan rencana perdamaian yang meliputi tawaran pembayaran sebagian atau seluruh utang kepada Kreditor.

Sidang gugatan PKPU kepada pengembang Holland Village Jakarta ini sudah berlangsung di Pengadilan Niaga, Jakarta Pusat. Sidang telah memasuki tahapan mendengar saksi-saksi dan akan digelar pada Senin (8/2/2021). (dk)

 26 total views

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *