KUNINGAN-Pihak CV. Buana Karya Mandiri, Kuningan, Jawa Barat, menggenjot penyelesaian pengerasan jalan baru, di wilayah Dusun Cipaheut, Cikandang, Kecamatan Luragung. Hal tersebut ditempuh merupakan langkah percepatan dalam rangka menyongsong pendirian Sekolah Rakyat (SR) pada 2026 ini. Jalan yang sedang dikerjakan merupakan akses masuk menuju lokasi SR.
Ditemui POSKOTAONLINE.COM, di lokasi kegiatan, Senin (19/1/2026), Cecep selaku mandor pekerja lapangan CV. Buana Karya Mandiri, membenarkan jika pihaknya sedang menggenjot penyelesaian pembangunan jalan dimaksud.
“Kami ingin segera merampungkan pekerjaan jalan pada tahapan pengerasan sekarang ini,”ucap Cecep.
Menurutnya, beberapa waktu lalu, pengerjaan jalan sempat mengalami kendala. Diantaranya, karena intensitas hujan yang turun hampir setiap hari, serta ada kesulitan ketersediaan material batu maupun urugan.
“Situasi saat ini sudah kembali berjalan normal sehingga pelaksanaan pekerjaan dapat dimaksimalkan dan mudah-mudahan bisa segera dituntaskan,”terangnya berharap.
Cecep sempat merinci, pengerasan jalan yang sedang digelar pihaknya memiliki panjang sekitar 375 meter dengan lebar 5 meter.
“Para pekerja ada melibatkan penduduk lingkungan sekitar, memang tidak banyak karena disesuaikan dengan kebutuhan,”jelasnya.
Sementara itu pada tempat berbeda, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kuningan, Dr. H Toto Toharudin,M.Pd.,M.H.,kepada POSKOTAONLINE.COM, mengatakan rencana aktualisasi pembangunan Sekolah Rakyat di Dusun Cipaheut, Desa Cikandang, diprogramkan pada tahun 2026 sekarang.
“Insya Allah SR ini akan dibangun tahun ini (2026-red),”ucapannya saat melakukan monitoring lapangan, di Balai Desa Cikandang.
Diungkapkan Kadinsos ini, SR merupakan fasilitas yang akan disediakan pemerintah, dengan tujuan mengakomodir dan melayani kebutuhan pendidikan anak usia sekolah dari kalangan keluarga kurang mampu.
“SR dengan jenjang SD, SLTP dan SLTA ini nanti siap menampung siswa kurang mampu di Kabupaten Kuningan, dengan kriteria yang ditetapkan pemerintah, salah satunya melalui data desil,”pungkasnya. (Cep/fs)







Komentar