oleh

Realisasi DAK Pendidikan 2024, SDN 1 Gunungkarung Luragung Miliki Bangunan Representatif

KUNINGAN – Sebagai implementasi konkret dari program pembangunan dan rehabilitasi DAK bidang pendidikan tahun 2024, SDN 1 Gunungkarung Luragung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, sekarang telah memiliki gedung sekolah yang sangat representatif.

Hal itu diungkapkan, Kepala SDN 1 Gunungkarung H. Didin Wahyudin, S.Pd., ketika dikunjungi POSKOTAONLINE.COM, di ruangan kerjanya, Sabtu (30/11/2024).

Menurut Didin, sebagai penerima manfaat dari program (DAK-red) ini, pihaknya merasa bersyukur pelaksanaan pembangunan ruangan kelas baru maupun rehab, sudah selesai dirampungkan. “Alhamdulillah komite sekolah dan pelaksana pembangunan sudah melaksanakan kegiatan proyek ini dengan baik dan lancar sehingga dapat selesai sesuai waktu yang ditetapkan,” terangnya.

Kepala Sekolah ini menjelaskan, pekerjaan yang sudah dilaksanakan itu secara keseluruhan telah menyerap anggaran DAK sebesar Rp1,050 miliar. “Anggaran ini digunakan untuk membangun ruangan kelas baru (RKB), laboratorium, perpustakaan dan rehabilitasi sejumlah ruangan kelas,” ujar Didin menguraikan.

Pada kesempatan tersebut, sebagai kepala sekolah dirinya mengucapkan terima kasih kepada pihak pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan yang sudah berperan aktif melakukan bimbingan serta petunjuk dalam melaksanakan kegiatan tersebut. “Kami juga berterima kasih kepada jajaran Pemerintah Desa Gunungkarung dan warga lingkungan sekitar yang sudah memberikan bantuan tenaga dan pikiran dalam rangka mendukung proyek kegiatan ini,” ucap Didin.

Sebelum mengakhiri pembicaraan, Didin berharap setelah kondisi bangunan sekolah ini sekarang sudah sangat baik, dapat lebih mendorong dan memotivasi rekan-rekan guru meningkatkan kinerja masing-masing sesuai dengan tupoksinya. “Kami juga menginginkan agar siswa didik di SDN 1 Gunungkarung dapat belajar dengan lebih baik lagi, sehingga mampu menorehkan prestasi yang bisa memberikan kebanggaan untuk sekolah dan juga orang tua,” pesannya menutup perbincangan. (*/cep)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *