POSKOTA.CO – Meningkatkan kinerja kepala desa (Kades) membangun wilayah serta meningkatkan sumber daya manusia (SDM) sejumlah perangkat desa sekitar 200 Kades dari 381 Kades yang tersebar di Kabupaten Sukabumi melaksanakan bimbingan teknik (Bimtek) dan sekolah lapangan di tiga desa yang ada di propinsi Jawa Tengah.
“Ada 200 Kades yang tersebar di Kabupaten Sukabumi hang mengikuti Bimtek dan sekolah lapangan peningkatan kapasitas maupun SDM bagi jajaran aparatur desa yang ada di tiga desa, Propinsi Jawa Tengah,” kata, Ketua Badan Kerjasama Antar Desa Kabupaten Sukabumi, Tutang Sutiawan didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sukabumi, Gunyun Gubardi, Kamis (20/10).
Kegiatan ini pada dasarnya sesuai dengan instruksi Presiden dalam bersilahturahmi Nasional jika Desa diwajibkan turut serta membantu mewujudkan Peningkatan Ekonomi Nasional (PEN) pasca situasi pendemi Covid-19. Tentunya solusi diwujudkan untuk pemulihan ekonomi pasca pandemi untuk mejjngkatkan pe dapatkan masyarakat desa dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kegiatan ini sangat perlu bagi orang Kades yang tergabung dalam Apdesi melalui Badan Kerjasama Antar Desa melakukan kegiatan Bimtek dan sekolah lapangan selain meningkatkan SDM dan lainnya untuk memajukan pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat desa, katanya.
Ke tiga desa yang dituju memiliki kelebihan masing masing, tuturnya yang menambahkan untuk Desa Ponggok memiliki potensi wisata, desa panggungharjo berhasil mengelola sampah menjadi pemasukan PAD desa dan Desa Borobudur memiliki potensi bidang pertanian yang tentunya telah meningkatkan pendapatan masyarakat dan PAD daerah setempat.
Kegiatan sekolah lapangan tidak bertentangan dengan nomenklatur APBDes yakni peningkatan kapasitas kepala desa dan perangkat desa. “Yang terpenting jika anggaran pertahun atau peningkatan kapasitas Kades antara Rp 10 hingga Rp 15 juta tentunya tidak mengganggu hak masyarakat banyak,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala DPMD Sukabumi, Gunyun Gubardi, mengatakan kegiatan studi di tiga desa di Jateng diharapkan memiliki masukan positif serta dapat diterapkan serta dilanjutkan di desa masing masing untuk kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sukabumi. Ada beberapa manfaat dalam Pelatihan lapangan Kades ke Jateng antara lain potensi pertanian organik berkelanjutan jadintidak melihat musim disetiap bulannya, pemanfaatan sampah menjadi bahan material seperti kusen dan lainnya, katanya.
Selain itu, imbuh dia, penunjukan tiga desa di Jateng karena hasil survei sebelumnya bahwa ke tiga desa tersebut ternyata tipologi desa tersebut hampir mirip atau sama dengan desa desa di Kabupaten Sukabumi. (anton/fs)







Komentar