POSKOTA.CO – Belasan angkutan umum yang ngetem atau mangkal di kawasan, Jalan Cempaka Putih Tengah 30, Cempaka putih, Jakarta Pusat diusir petugas Perhubungan Kecamatan Cempaka Putih, Rabu (3/11/2021) sore.
Pasalnya, fasilitas pangkalan angkutan lingkungan Bajaj di lokasi ini berkapasitas maksimal 5 kendaraan. Namun di lokasi tersebut puluhan Bajaj berderet hingga memicu penyempitan jalan hingga dikeluhkan masyarakat sebagai pengguna jalan.
Saat dihalau atau diusir petugas Perhubungan Kecamatan Cempaka Putih, salah satu supir bajaj yang sedang bobo sempat kaget saat dibangunin petugas Perhubungan. “Aduh lagi ngimpi makan enak saat tertidur nggak tahu nya dibangunin petugas,” ujar supir Bajaj.
Sementara itu, Pelaksana Harian (PLH) Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Perhubungan Kecamatan Cempaka Putih, Iswandi membenarkan, ada 11 angkutan Bajaj yang dihalau dan diusir petugas perhubungan di kawasan Jalan Cempaka Putih Tengah 30 persisnya didepan Rumah Sakit (RS) Islam, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
“Ada sekitar 11 bajaj yang dihalau dii kawasan tersebut mengerahkan 2 personil Perhubungan,” ucap Iswandi melalui telepon, Rabu (3/11/2021).
Dia menambahkan, biasanya memang sering terjadi main kucing-kucingan antara supir Bajaj dan petugas Perhubungan. “Biasanya jika tidak ada petugas yang patroli wilayah, mereka supir bajaj pada nongol lagi. Padahal pangkalan bajaj di sana hanya untuk 5 angkutan bajaj. Tapi malah puluhan angkutan berderet di lokasi,” tandasnya sambil mengatakan, penghalauan angkutan bajaj tersebut menindaklanjuti respon cepat aduan masyarakat sebagai pengguna jalan. (van)







Komentar