oleh

Relawan Pro Demokrasi Bantu Warga Korban Banjir Gunung Mas

POSKOTA. CO – Peduli terhadap para korban bencana alam banjir bandang di Kampung Gunung Mas yang menyebar di RT 01, 02, 03 RW 02 dan 03, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Relawan Pro Demokrasi (Repdem) Kabupaten Bogor turun ke lokasi membawa bantuan, Rabu (20/01/21).

Ketua DPC Repdem Kabupaten Bogor, Dody Suhada mengatakan, pihaknya turun langsung ke lokasi guna membantu para pengungsi dengan membawa bantuan kebutuhan pokok.

“Kita turun kelokasi dengan membawa bantuan berupa makanan dan minuman untuk para korban bencana yang berada di posko pengungsian,”kata Dody.

Bantuan yang dibawa dan di serahkan ke para korban pengungsi yakni, 40 dus mie instan, 40 dus air mineral serta pakaian layak pakai.

“Ini sukarela teman-teman di Repdem kumpulin untuk memberikan sumbangsihnya dengan bergotong royong menolong sesama. Semoga kedepan DPC Repdem bisa selalu ada dan membantu masyarakat banyak,” ujar Dody.

Terpisah, Sekretaris DPC Repdem Kabupaten Bogor Fahreza mengatakan, bantuan dari Repdem ini merupakan solidaritas anggotanya.

“Kami bawa makanan siap saji dan air mineral, karena dimana-mana, kalau pengungsi itu pasti butuhnya ini. Kami melihat para korban di posko pengungsian, semua sehat. Hanya untuk anak-anak, harus dipikirkan pemulihan mental dan kesehatan,” ujar Fahreza.

Ia berharap, musibah ini tidak berkepanjangan agar para pengungsi dapat segera kembali ke rumah. Fahreza juga mendorong pemerintah Kabupaten Bogor untuk mencari penyebab bencana alam banjir bandang ini.

“Penyebab banjir bandang harus diketahui, agar para pengungsi bisa lebih waspada ke depannya. Ini sejarah di hulu terjadi banjir bandang,” ujar Fahreza sambil menambahkan, ia mengapresiasi pemerintah yang bekerja sama dengan pihak TNI-Polri dan relawan dapat dengan cepat melakukan langkah evakuasi para korban. (yopi/sir)

 

 15 total views

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *