oleh

Penyebaran Covid-19 di Depok Kian Mengkhawatirkan, Tokoh Agama Diajak Memberi Pemahaman

POSKOTA. CO – Masyarakat Kota Depok yang terkonfirmasi positif Covid-19 sejak awal Juni 2021 terus meningkat rata rata perhari mencapai 600 kasus akibatnya tempat perawatan di RSUD Depok cukup penuh pasien.

Data diperoleh, Poskotaonline, Minggu (20/6), dari gugus tugas Covid-19 Kota Depok sejak tanggal 3 Juni 2021 kenaikkan kasus mencapai 150 kasus/hari yaitu kasus konfirmasi positif 50.003 oramg naik 158 kasus dari hari sebelumnya. Sembuh 47.873 orang, meninggal dunia 959 orang. Total kasus positif yang dirawat 1.203 orang.

Seminggu kemudian atau 10 Juni 3031 bertambah menjadi diatas 200 kasus/hari yaitu kasus konfirmasi positif 51.851 orang naik 225 kasus dari hari sebelumnya. Sembuh 48.564 orang, meninggal dunia 972 orang. Total kasus positif yang dirawat 1.579 orang.

Selanjutnya data tanggal 17 Juni 2021 naik lagi mencapai 400 kasus/hari yaitu kasus konfirmasi positif 53.001 orang naik 394 kasus dari hari sebelumnya. Sembuh 49.171 orang, meninggal dunia 995 orang. Total kasus positif yang dirawat 2.836 orang.

Dan hingga tanggal 20 Juni 2021 kembali naik menjadi sekitar 600 kasus/hari yaitu kasus konfirmasi positif 54.697 orang naik 653 kasus dari hari sebelumnya. Sembuh 49.445 orang, meninggal dunia 1.011 orang. Total kasus positif yang dirawat 4.241 orang.

SERIBU TOKOH AGAMA

Sementara itu, Wali Kota Depok Mohammad Idris, dalam dialog virtual dengan tema Jangan Lelah Jangan Lengah, Tetap Disiplin Prokes, meminta dan mengajak 1000 tokoh agama di Kota Depok untuk ikut membantu memberikan pemahaman serta pengertian ke masyarakat terkait penyebaran virus COVID-19 yang membuat lonjakan jumlah masyarakat terkonfirmasi positif Covid-19 kurun waktu sebulan belakangan ini.

“Tokoh agama bisa menyelipkan penjelasan mengenai Covid-19. Jadi, tindakan perilaku kita sangat dipengaruhi oleh pemahaman,” harapnya karena rokoh agama dan ustadz yang bertugas memberikan ceramah dapat memasukan sosialisasi terkait protokol kesehatan dalam pencegahan penyerbaran Covid-19.

Ditempat terpisah Dirut RSUD Depok, Devie Maryori, menambahkan keberadaan Bed Occupancy Rate (BOR) sudah penuh dalam satu minggu belakangan. Pada hal seminggu lalu baru sekitar 43 persen yang terisi.

Sedangkan, Eva, warga Jl. Ciliwung, Depok Timur, mengatakan ada sekitar 13 rumah warga dengan jumlah 27 orang dinyatakan positif Covid-19. “Mereka terpaksa harus isolasi mandiri di dalam rumah, ” katanya. (anton/sir)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *