oleh

Hujan Deras, 1.780 Rumah di 6 Kecamatan di Lamongan Terendam Banjir

POSKOTA.CO– Intensitas curah hujan di beberapa hari terakhir cukup tinggi. Akibatnya sebanyak 1780 rumah warga di 6 Kecamatan di Kabupaten Lamongan Jawa Timur terendam banjir. Bahkan akses jalan poros desa hingga kecamatan juga terendam air setinggi 30 cm sampai 60 cm.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan mencatat 6 Kecamatan tersebut meliputi Karangbinangun, Deket, Karanggeneng, Galagah, Turi, Kalitengah. Dari 6;itu 2 Kecamatan yang menjadi titik terparah yaitu Kecamatan Turi dan Kalitengah.

“Banjir juga menyebabkan akses jalan antar kecamatan sepanjang tiga Km tidak bisa di lewati kendaraan roda dua, sejumlah desa juga terisolasi,” kata Ahmad salah seorang warga terdampak banjir Bengawan Jero.

Sementara itu menurut Samsul Abid, warga desa Bojoasri, Kecamatan Kalitengah, banjir terus meninggi seiring curah hujan yang lebat mengakibatkan sungai meluber dan merendam jalan serta pemukiman

“Banjir sudah berlangsung selama sepekan lamanya, dan kemarin hujan deras, saat ini air naik sangat tinggi, ya setiap hari naik perahu untuk keluar masuk desa, belanja ke pasar dan aktifitas lainnya,” ungkap Abid saat menjelaskan kondisi Banjir Lamongan.

Kabid tanggap darurat BPBD Lamongan, Muslimin terus memantau kondisi banjir guna memperbarui data dampak banjir di lapangan.

“BPBD Kabupaten Lamongan telah mencatat, saat ini terdapat enam kecamatan dan ribuan rumah yang terendam banjir Bengawan Jero” ungkap Muslimin.

Sementara, Kepala Dinas Sumber Daya Alam(Pengairan), Muhammad Jufri mengatakan pihaknya telah menurunkan tim dan jangan juga fasilitas sarana dan prasarana.

“Langkah atau upaya yang dilakukan Dinas SDA yakni menurunkan peralatan sarana dan prasarana berupa Diesel dan beghoe, semoga banjir segera surut, “ujarnya.Kamis (30/12/2021).

Dijelaskanya, Pemkab setempat kini juga mengerahkan bantuan di titik lokasi terparah.

” Pemkab menerjunkan armada mobil pick up serta kendaraan pengangkut lainya secara cuma-cuma alias gratis untuk memudahkan aktivitas warga terdampak.”pungkasnya.(nurqomar/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.