POSKOTA.CO- Koordinasi antara Dinas Pekerjaan Umum ( sekarang jadi Dinas Cipta Karya) dengan Dinas Pendidikan ( Disdik) Kabupaten Bekasi ternyata memang belum ada. Karenanya, banyak pembangunan atau rehab gedung sekolah yang tidak mengacu pada skala prioritas.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi, H.Carwinda, misalnya, mengatakan, meskipun pembangunan fisik bangunan ada pada Dinas Cipta Karya, namun selama ini Dinas Pendidikan tidak pernah diajak berkoordinasi.
Carwinda mencontohkan terkait pembangunan gedung sekolah atau Ruang Kelas Baru, tidak ada koordinasi pihak Dinas Pekerjaan Umum atau yang sekarang berganti nama menjadi Dinas Cipta Karya kepada Dinas Pendidikan.
” Padahal Dinas Pendidikan-lah yang lebih mengetahui mana sekolah yang prioritas pembangunannya mana yang bisa ditunda,” tegasnya.
Dengan keterbatasan anggaran, lanjut Carwinda, memang tidak semua usulan perbaikan atau pembangunan Ruang Kelas Baru disetujui. Ada skala prioritas, mana yang harus didahulukan.
“Nah skala prioritas itu Djnas Pendidikan yang tahu, bukan Dinas Pekerjaan Umum atau Cipta Karya,” tukasnya.
Makanya, lanjut Carwinda, ada sekolah yang seharusnya lebih prioritas tapi pembangunannya malah ditunda.
Terkait dengan pembangunan WC di ratusan sekolah yang biaya satu unitnya Rp 196,8 juta lebih , Carwinda mengatakan, selama ini tidak ada usulan , baik dari Dinas Pendidikan maupun dari sekolah-sekolah.
” Dinas pendidikan ataupun pihak sekolah tidak pernah mengusulkan pembangunan WC di sekolah-sekolah,” ujar H. Carwinda di kantornya, Jumat.
Itu juga, lanjut Carwinda, salah satu bukti bahwa Dinas Cipta Karya tidak pernah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dalam hal pembangunan gedung sekolah maupun fasilitasnya. ( Agus Suzana)
[contact-form][contact-field label=”Nama” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Surel” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Situs web” type=”url” /][contact-field label=”Pesan” type=”textarea” /][/contact-form]
ukti kalau selama ini tidak ada koordinasi antara Dinas Cipta Karya dengan Dinas Pendidikan. (Agus suzana)







Komentar